Prabowo Pangkas Potongan Ojol Jadi Cuma 8 Persen: Kalo Enggak Mau Ikut tak Usah di Indonesia

republika.co.id
8 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA  -- Presiden RI Prabowo Subianto telah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 untuk memangkas potongan pendapatan yang diambil perusahaan aplikator dari pengemudi ojek daring menjadi delapan persen. Pemotongan itu jauh dari yang dilakukan saat ini mencapai 20 persen. 

"Saya katakan di sini, saya tidak setuju 10 persen, harus di bawah 10 persen," kata Presiden Prabowo dalam pidatonya pada peringatan Hari Buruh Internasional di Monumen Nasional, Jakarta, Jumat.

Baca Juga
  • Tanda Kiamat, Gembala Kambing Berlomba Dirikan Bangunan Tinggi
  • IQRO PKS Angkat Tema Dampak Energi Perang di Timur Tengah

Presiden menegaskan bahwa kebijakan ini diambil untuk membela hak para pengemudi ojek daring (ojol) yang setiap hari bekerja keras dan mempertaruhkan nyawa di jalanan. Menurutnya, skema pembagian hasil yang selama ini berlaku masih belum memberikan keadilan bagi para pengemudi.

Prabowo menyebut bahwa sebelumnya pihak aplikator meminta setoran atau potongan sebesar 20 persen dari pendapatan pengemudi. Melalui aturan baru ini, pemerintah menetapkan standar baru yang jauh lebih rendah guna meningkatkan pendapatan bersih para pekerja transportasi online.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

"Enak aje, lo yang keringat dia yang dapat duit, sorry aje. Kalau enggak mau ikut kita, enggak usah usaha di Indonesia," tegas Presiden Prabowo di hadapan ribuan buruh.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harga tiga jenama emas di Pegadaian pada awal Mei ini fluktuatif
• 12 jam laluantaranews.com
thumb
Di May Day 2026, Prabowo Umumkan Teken Keppres Satgas Mitigasi PHK
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Amerika Retak dari Dalam dan Paradoks Terbesar Abad ini
• 11 jam lalurepublika.co.id
thumb
QRIS wondr by BNI Sekarang Bisa Dipakai di China
• 10 jam lalurepublika.co.id
thumb
5 Hal Menarik Tentang Peran Kim Bum di Drakor Netflix Sold Out on You
• 5 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.