HARIAN FAJAR, JAKARTA – Persaingan gelar Super League 2025/2026 kian memanas. Persib Bandung dan Borneo FC masih berada di jalur terdepan, meski harus bersaing sengit . Namun, Persija Jakarta belum sepenuhnya tersingkir. Macan Kemayoran tetap mengintai peluang sambil berharap kedua rivalnya tergelincir.
Momentum besar baru saja diraih Persib usai menumbangkan Bhayangkara FC dengan skor 4-2 pada pekan ke-30 di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung. Kemenangan tersebut menjadi titik krusial yang mengubah peta persaingan di papan atas klasemen.
Empat gol Persib dicetak Federico Barba (45+2′), Berguinho (49′), Beckham Putra (60′), dan Adam Alis (89′). Sementara dua gol Bhayangkara FC dibukukan Henry Doumbia (6′) dan Moussa Sidibe (26′). Hasil ini tak hanya memberikan tiga poin penting, tetapi juga mengangkat kembali kepercayaan diri Maung Bandung dalam perburuan gelar.
Persib Punya Keuntungan Tekanan Awal
Kemenangan atas Bhayangkara FC membuat Persib kini kembali ke puncak klasemen dengan koleksi poin yang sama dengan Borneo FC, yakni 69 poin. Namun, Persib unggul secara head to head—faktor krusial yang bisa menentukan juara jika poin akhir sama.
Situasi semakin menguntungkan karena Persib akan bermain lebih dulu di pekan ke-31. Mereka dijadwalkan menjamu PSIM Yogyakarta pada Senin (4/5/2026) pukul 15.30 WIB.
Jika menang, Persib bisa memberikan tekanan psikologis kepada para pesaingnya. Di hari yang sama, Persija Jakarta baru akan bertanding melawan Persijap Jepara pada malam hari, sementara Borneo FC menyusul sehari kemudian menghadapi Persita Tangerang.
Kondisi ini membuka peluang bagi Persib untuk menciptakan “shock therapy” lebih dulu, memaksa rival mereka bermain di bawah tekanan.
Skenario Hattrick Juara Persib
Peluang Persib mencetak hattrick gelar kini sangat terbuka. Secara matematis, mereka masih memiliki empat laga tersisa dengan dua pertandingan kandang dan dua laga tandang.
Jika mengacu pada proyeksi realistis:
- Vs PSIM Yogyakarta (Home): potensi 3 poin
- Vs Persija Jakarta (Away): potensi 1 poin
- Vs PSM Makassar (Away): potensi 1 poin
- Vs Persijap Jepara (Home): potensi 3 poin
Total tambahan poin yang bisa diraih dari skenario ini adalah 8 poin, membuat Persib berpotensi finis dengan 75 poin.
Namun, untuk benar-benar mengunci gelar tanpa bergantung pada hasil tim lain, Persib harus menyapu bersih empat laga tersisa. Jika itu terjadi, mereka akan mengoleksi 81 poin—angka maksimal yang hampir mustahil dikejar rival.
Borneo FC dan Persija Masih Punya Peluang
Borneo FC sejatinya masih menjadi ancaman terbesar. Jika mampu memenangkan seluruh sisa pertandingan, mereka juga bisa mencapai 81 poin. Namun, kekalahan dalam head to head membuat posisi mereka sedikit di bawah Persib dalam skenario poin sama.
Sementara itu, Persija Jakarta berada dalam posisi lebih sulit. Dengan empat laga tersisa, poin maksimal mereka hanya mencapai 74. Artinya, peluang juara Macan Kemayoran sangat bergantung pada tergelincirnya dua rival di atas.
Faktor Penentu di Akhir Musim
Dari sisi momentum, Persib jelas sedang berada di jalur positif. Kemenangan dramatis atas Bhayangkara FC menunjukkan mental juara yang mulai terbentuk kembali.
Namun, tantangan terbesar justru datang dari laga tandang, terutama saat menghadapi Persija Jakarta dan PSM Makassar. Dua pertandingan ini berpotensi menjadi “final sesungguhnya” yang menentukan arah gelar.
Borneo FC, di sisi lain, dikenal lebih konsisten sepanjang musim. Jika mereka mampu menjaga stabilitas performa, tekanan akan tetap berada di pundak Persib hingga pekan terakhir.
Persija Jakarta mungkin berada di posisi underdog, tetapi justru itu bisa menjadi keuntungan. Tanpa beban besar, mereka bisa tampil lepas dan berpotensi menjadi “pengacau” dalam perebutan gelar.
Penentuan di Ujung Musim
Dengan jarak poin yang tipis dan jadwal yang saling berkaitan, persaingan gelar Super League musim ini dipastikan akan ditentukan hingga laga terakhir.
Persib Bandung berada di posisi terdepan, Borneo FC terus menempel ketat, dan Persija Jakarta masih menunggu celah. Satu kesalahan kecil saja bisa mengubah segalanya dalam perebutan trofi musim ini. (*)





