Liputan6.com, Jakarta - Jumlah korban luka yang masih menjalani perawatan akibat tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur terus berkurang. Saat ini, tersisa 16 korban yang masih dirawat intensif di RSUD Chasbullah Abdulmajid Kota Bekasi.
“Ada 16 (pasien),” kata Wakil Direktur Utama (Wadirut) RSUD Chasbullah Abdulmajid, Sudirman kepada Liputan6.com, Jumat (1/5/2026).
Advertisement
Dia menjelaskan, sebagian besar pasien yang masih dirawat merupakan korban pascaoperasi maupun yang masih dalam tahap observasi medis. Meski begitu, kondisi korban secara umum terus menunjukkan perbaikan.
“Kondisinya mayoritas yang sudah mulai perbaikan ya. Yang pasca operasi, yang masih observasi, rata-rata sudah progresnya membaik,” katanya.
Menurut Sudirman, proses pemulangan pasien dilakukan secara bertahap, bergantung pada hasil pemeriksaan dokter penanggung jawab pasien (DPJP). Pada hari sebelumnya, satu pasien telah diperbolehkan pulang, sementara untuk hari ini masih menunggu hasil visit dokter.
“Iya, kemarin ada satu. Hari ini belum tahu, masih menunggu dokter DPJP yang visit,” ucapnya.




