TOKYO, KOMPAS.TV - Polisi Jepang melakukan perburuan terhadap seorang pria yang telah menyerang pelajar dengan martil.
Pria itu juga dilaporkan mencipratkan cairan misterius ke arah petugas yang merespons serangan tersebut di Tokyo Barat.
Departemen Kepolisian Metropolitan Tokyo, mengungkapkan sebuah panggilan terjadi pada pagi hari.
Baca Juga: Kim Jong-Un Dikaitkan dengan Penyelundupan Senjata yang Digagalkan Polisi Ukraina, Apa Hubungannya?
Panggilan itu melaporkan seorang pria dengan martil telah melukai orang di jalanan Kota Fussa.
Dikutip dari The Independent, Kamis (30/4/2026), pelaku diketahui sebagai Teruyuki Takabayahsi, berusia 42 tahun. Ia dilaporkan menyerang dua pelajar dengan martil sebelum dihadapi oleh polisi. Takabayashi kemudian menyiramkan polisi dengan cairan misterius.
Para penyelidik meyakini kekerasan tersebut dipicu konfrontasi singkat sebelum serangan. Ibu pelaku dilaporkan meminta tujuh pelajar yang berkumpul di dekat rumahnya untuk tak berisik.
Meski para pelajar itu setuju, mereka tak meninggalkan daerah tersebut. Tak lama kemudian Takabayashi muncul dengan alat yang diduga sebagai martil dan mulai menyerang mereka.
Lima orang dilaporkan terluka karena insiden tersebut, dengan soerang lajar mengalami cedera serius di mata kirinya.
Insiden itu terjadi di lingkungan perumahan yang tenang, sekitar 700 meter barat laut stasiun JR Fussa. Saat polisi tiba di lokasi, pria itu dilaporkan mundur ke rumagnya dan mengunci pintu dari dalam.
Penulis : Haryo Jati Editor : Gading-Persada
Sumber : The Independent
- martil
- serangan martil
- polisi tokyo
- jepang
- pelajar terluka
- cairan misterius





