Tiga remaja perempuan di Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah tertemper kereta api saat olahraga jalan pagi. Satu orang meninggal dunia akibat peristiwa ini.
Kapolsek Bumiayu AKP Edi Mardiyanto mengatakan peristiwa ini terjadi di rel kereta api jalur timur (hulu) KM 313+5, Dukuh Talok, Desa Dukuhturi, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, sekitar pukul 07.44 WIB.
"Awalnya ada lima remaja perempuan yang sedang berjalan-jalan di rel tersebut. Sedang jalan-jalan pagi," ujar Edi dalam keterangannya, Jumat (1/5).
Namun tiba-tiba melintas kereta barang parsel relasi Jakarta-Surabaya. Dua remaja berhasil menyelamatkan diri, sementara tiga lainnya tertemper kereta api.
"Satu meninggal dunia, dua orang mengalami luka," jelasnya.
Korban tewas dalam insiden ini adalah seorang remaja bernama Tantri Syafaatunisa (16). Kemudian rekannya, Medika Aulia (17), mengalami luka ringan dan Keyra Maylaffaiza (20) mengalami luka berat.
"Korban tewas dan luka dalam insiden ini langsung dilarikan ke RSUD Bumiayu," ungkap Edi.
Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, meminta masyarakat tidak beraktivitas atau berlalu lalang di jalur kereta api karena sangat berbahaya dan berisiko menimbulkan kecelakaan fatal.
"KAI Daop 5 Purwokerto sangat prihatin dan menyayangkan terjadinya peristiwa ini. KAI mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keselamatan diri sendiri serta perjalanan kereta api dengan mematuhi aturan dan tidak melakukan aktivitas apa pun di jalur KA," kata As’ad.





