Hampir 4.000 Pekerja Konsisten Kerja Siang dan Malam, Waskita Karya Dorong Percepatan Proyek Sekolah Rakyat di Jawa Timur

wartaekonomi.co.id
5 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Direktur Utama PT Waskita Karya (Persero) Tbk Muhammad Hanugroho didampingi Direktur Operasi II Waskita Karya Paulus Budi Kartiko meninjau langsung ke sejumlah lokasi proyek Sekolah Rakyat (SR) di Jawa Timur. Seperti diketahui, Perseroan dipercaya mengerjakan lima SR di provinsi tersebut, dari mulai Kabupaten Gresik, Jombang, Sampang, Tuban, hingga Kota Surabaya.

Secara keseluruhan, realisasi pembangunan proyek itu telah menembus 45,5 persen. Ditargetkan, pertengahan tahun ini sudah rampung dan bisa segera digunakan.

Sesuai arahan Kementerian Pekerjaan Umum (PU), seluruh pembangunan SR Tahap II harus sudah siap digunakan saat tahun ajaran baru pada Juli mendatang. Upaya percepatan tersebut ditegaskan pula oleh Menteri PU Dody Hanggodo dalam rapat koordinasi bersama tujuh BUMN Karya sebagai kontraktor pelaksana.

Dody menyatakan, pembangunan SR merupakan salah satu program prioritas pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penyediaan fasilitas pendidikan yang layak dan modern. Ia mendorong percepatan penyelesaian berbagai kendala teknis di lapangan, mulai dari akses konstruksi, mobilisasi material, kebutuhan tenaga kerja serta kesiapan infrastruktur pendukung guna memastikan seluruh tahapan proyek pembangunan dapat berjalan sesuai target. 

"Tetap utamakan kualitas dalam pembangunannya. Baik dari segi material maupun struktur bangunannya, karena bangunan sekolah ini harus bisa bertahan untuk dimanfaatkan minimal selama 20 tahun,” tutur dia.

Baca Juga: Tumbuh Minimalis, Waskita Beton (WSBP) Catat Pendapatan Rp395,09 Miliar di Awal 2026

Sebelumnya, Dody juga sudah melihat langsung lokasi pengerjaan SR di Surabaya. Ia memuji hasil kerja Waskita Karya yang dinilai cepat dan mengedepankan kualitas.

"Waskita (hasil kerjanya) ini bagus. Terima kasih Pak Katsaker mudah-mudahan sebelum Juni 2026 selesai," katanya.

Sejalan dengan harapan Menteri PU, Direktur Utama Waskita Karya Muhammad Hanugroho memastikan pengerjaan SR oleh Perseroan terus dikejar. Baginya gedung ini bukan proyek biasa, tapi penentu masa depan bangsa.

"Sekolah Rakyat merupakan bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung pemerataan akses pendidikan yang layak dan berkualitas. Pengerjaan ini bukan sekadar menyelesaikan pembangunan proyek, tapi juga investasi jangka panjang untuk anak-anak Indonesia dalam mendukung proses belajar mengajar yang merupakan penentu masa depan bangsa," ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (30/4/2026).

Corporate Secretary Waskita Karya Ermy Puspa Yunita menambahkan, tim di lapangan berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan SR secepat mungkin dengan tetap memperhatikan standar mutu dan keamanan kerja. Mereka bekerja siang dan malam bergantian tanpa kenal lelah.

"Dedikasi tinggi dan kerja keras ratusan pekerja menjadi ujung tombak keberhasilan proyek. Bagi mereka menyukseskan Program Prioritas Pemerintah ini merupakan tujuan utama," kata dia.

Dirinya menyebutkan, SR di Jawa Timur dikerjakan oleh hampir 4.000 orang. Termasuk di dalamnya tenaga kerja lokal.

"Ke depannya kami akan terus menyerap tenaga kerja lokal lebih banyak lagi untuk menyelesaikan proyek. Dengan begitu tidak hanya menghadirkan manfaat luas bagi sosial ekonomi, tapi juga menggerakkan sektor informal, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat," jelas Ermy.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
GoTo dan Grab Buka Suara Usai Prabowo Restui Potongan Aplikator 8%
• 5 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Hajar Aswad Dikaji Secara Sains, Ilmuwan Coba Ungkap Asal-usul
• 9 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Buntut Kasus Little Aresha, Gugus Tugas Tata Kelola Daycare Dibentuk
• 20 jam laludetik.com
thumb
Danantara Tanggapi Kabar Akuisisi Aplikasi Ojol, Sebut Evaluasi Beragam Peluang
• 1 jam lalukatadata.co.id
thumb
Pemerintah Perkuat Tata Kelola Daycare melalui Regulasi Terpadu dan Kolaborasi Lintas Lembaga
• 6 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.