HARIAN FAJAR, JAKARTA – Spekulasi masa depan Megawati Hangestri Pertiwi di Liga Voli Korea musim 2026/2027 kian memanas. Di tengah ketidakpastian klub tujuan, muncul satu skenario peluang reuni dengan Vanja Bukilic di Suwon Hyundai E&C Hillstate. Jika terwujud, duet ini bisa mengulang kesuksesan mereka saat membela Daejeon JungKwanJang Red Sparks.
Awalnya, nama Megawati sempat masuk dalam daftar incaran Hyundai Hillstate. Namun secara mengejutkan, namanya menghilang hanya beberapa jam kemudian. Perubahan mendadak ini memicu tanda tanya besar sekaligus membuka berbagai kemungkinan baru dalam bursa transfer.
Daftar Tryout KOVO Picu SpekulasiIsu reuni Megawati dan Vanja semakin menguat setelah Korea Volleyball Federation merilis daftar peserta tryout dan draft pemain asing. Memang posisi Megawati dan Vanja sama: opposite. Akan tetapi, saat di Red Sparks justru digeser Vanja menjadi outside hitter. Keduanya pun sukses mengantar Red Sparks masuk grand final.
Tryout dijadwalkan berlangsung di Praha, Republik Ceko, pada 7–10 Mei 2026. Dari total pendaftar, 25 pemain putri telah lolos seleksi awal dan siap bersaing memperebutkan tempat di V-League musim depan.
Menariknya, sejumlah nama yang familiar bagi publik Indonesia turut masuk dalam daftar. Selain Vanja Bukilic, ada Kashauna Williams (eks Jakarta BIN) serta Ivana Vanjak yang pernah memperkuat Jakarta Pertamina Enduro.
Kehadiran para pemain ini membuat persaingan semakin ketat, sekaligus membuka berbagai kemungkinan transfer yang menarik.
Reuni Mematikan yang DinantiNama Vanja Bukilic jelas bukan sosok asing bagi Megawati. Keduanya pernah menjadi duet tajam saat memperkuat Red Sparks musim 2024/2025.
Kolaborasi mereka membawa tim melaju hingga partai final, sebelum akhirnya kalah tipis dari Incheon Heungkuk Life Pink Spiders dengan agregat 2-3.
Melihat rekam jejak tersebut, wacana reuni keduanya langsung memantik antusiasme penggemar. Kombinasi kekuatan serangan Megawati dan fleksibilitas Vanja dinilai bisa kembali menjadi ancaman serius di V-League.
Namun, peluang ini tetap bergantung pada hasil draft serta strategi masing-masing klub dalam menyusun komposisi pemain.
Penentuan Bergantung Pemain Non-AsiaNasib Megawati tidak hanya ditentukan oleh performanya, tetapi juga strategi klub dalam memilih pemain asing non-Asia. Beberapa laporan menyebutkan bahwa Hyundai Hillstate akan memprioritaskan penentuan pemain non-Asia sebelum mengunci slot pemain Asia.
Langkah ini krusial karena berkaitan langsung dengan kebutuhan posisi di dalam tim. Jika klub memilih pemain non-Asia berposisi outside hitter, maka peluang Megawati sebagai opposite justru semakin terbuka.
Sebaliknya, jika posisi opposite sudah diisi, peluang Megawati bisa tertutup atau mengarah ke klub lain.
Menanti Kepastian TransferHingga kini, belum ada pengumuman resmi terkait klub baru Megawati. Namun, dengan jadwal tryout yang berlangsung awal Mei, keputusan terkait pemain asing diperkirakan akan diumumkan pada pertengahan hingga akhir bulan. Situasi ini membuat publik voli Indonesia harus bersabar menunggu kepastian.
Satu hal yang pasti, peluang melihat kembali duet Megawati Hangestri dan Vanja Bukilic tetap terbuka. Jika skenario ini benar terjadi, bukan tidak mungkin mereka kembali menciptakan kisah sukses seperti saat membela Red Sparks.
Daftar pemain asing di draft KOVO 2026-2027:
- Rozalia Hnatyshyn (Polandia/Opposite/Outside Hitter) – 26 tahun/185 cm
- Devyn Robinson (Amerika/Opposite) – 24 tahun/188 cum
- Gloria Mutiri (Amerika/Opposite) – 26 tahun/188 cm
- Margaret Cartwright (Amerika/Opposite) – 26 tahun/188 cm
- Jada Burse (Amerika/Opposite) – 28 tahun /186 cm
- Annelcarie ter Brugge (Belanda/Opposite/Middle Blocker) – 24 tahun/186 cm
- Oksana Iakushina (Rusia/Opposite/Outside Hitter) – 25 tahun/192 cm
- Jordan Wilson (Amerika/Outside Hitter) – 23 tahun/182 cm
- Vanja Bukilic (Serbia/Opposite) – 27 tahun/198 cm
- Malgorzata Jasek (Polandia/Opposite) – 31 tahun/191 cm
- Andjela Jovanovic (Rusia/ Opposite) – 25 tahun/185 cm
- Haylie Bennett (Amerika/Opposite) – 28 tahun/186 cm
- Yensy Kindelan (Kuba/Opposite/Middle Blocker) – 23 tahun/188 cm
- Zyare Abdul-rahm (Amerika/Opposite/Middle Blocker) – 25 tahun/188 cm
- Kashauna Williams (Amerika/Opposite/Outside Hitter) – 27 tahun/186 cm
- Audriana Morris (Amerika-Kanada/Opposite/Middle Blocker) – 29 tahun/198 cm
- Natasha Calkins (Kanada/Opposite) – 30 tahun/186 cm
- Alexis Shelton (Amerika/Outside Hitter/Opposite) – 22 tahun/188 cm
- Ivana Vanjak (Jerman/Outside Hitter) – 31 tahun/193 cm
- Carine Blandai (Kamerun/Opposite/Middle Blocker) – 26 tahun/193 cm
- Tutku Burcu (Turki/Opposite) – 27 tahun/193 cm
- Regla Martinze (Kuba/Outside Hitter) – 27 tahun/184 cm
- Regla Pena (Kuba/Opposite) – 23 tahun/186 cm
- Afedo Manyang (Amerika-Mesir/Opposite/Middle Blocker) – 26 tahun/189 cm
- Mislina Kilic (Turki/Outside Hitter/Opposite) – 30 tahun/190 cm).





