DEPOK, KOMPAS.com – Warung kopi (warkop) ikut merasakan dampak ekonomi dari tumbuhnya ekosistem parkir motor di sekitar halte dan stasiun komuter.
Fenomena ini terlihat di sejumlah titik simpul transportasi, mulai dari Stasiun Depok Baru hingga kawasan Tebet dan Cikoko Timur, Jakarta Selatan.
Di lokasi-lokasi tersebut, jasa penitipan motor informal berkembang pesat mengikuti meningkatnya arus komuter harian.
Di tengah padatnya motor yang saling berhimpitan, aktivitas ekonomi kecil ikut tumbuh.
Warung kopi, penjual rokok, bengkel kecil, hingga jasa isi angin ban menjadi bagian dari ekosistem yang menopang mobilitas para pengguna transportasi umum.
Di dekat Stasiun Depok Baru, Sofyan (47) mengaku merasakan langsung dampak meningkatnya aktivitas penitipan motor di sekitar stasiun.
Baca juga: Taman Bendera Pusaka Lagi Tren, Pengunjung Membeludak hingga Lampaui Kapasitas Parkir
“Kalau di sini sih sejak banyak orang nitip motor di sekitar stasiun, otomatis warung juga ikut hidup. Jadi orang itu kan pagi-pagi datang parkir, terus beli air mineral atau kopi dulu sebelum naik kereta,” kata Sofyan saat ditemui Kompas.com, Rabu (29/4/2026).
Sofyan mengatakan, pelanggan warkop tidak hanya datang pada pagi hari, tetapi juga saat sore dan malam ketika para pekerja kembali dari Jakarta.
“Sore atau malam pulang kerja juga sama, mereka mampir dulu, kadang ngopi atau beli rokok. Jadi memang bukan cuma parkirnya yang jalan, tapi ekonomi kecil-kecilan di sekitarnya ikut muter,” ujarnya.
Ia menyebut hubungan antara warkop dan penjaga parkir bersifat saling menguntungkan. Penjaga parkir kerap membantu mengarahkan pelanggan ke warung.
Kondisi serupa juga terjadi di kawasan Tebet, khususnya Cikoko Timur, Jakarta Selatan, yang menjadi salah satu titik padat akses menuju transportasi umum.
Santi (52), menyebut aktivitas di wilayahnya bahkan berlangsung hampir tanpa henti.
“Di Cikoko Timur ini malah lebih terasa lagi. Karena banyak yang nitip motor sampai bermalam, jadi 24 jam ada aktivitas,” ujar Santi.
Menurutnya, keberadaan jasa parkir motor membuat usaha warungnya lebih stabil dibanding sebelum ekosistem tersebut terbentuk.
Baca juga: Sopir Tak Kunjung Muncul, Petugas Derek Mobil Parkir di Trotoar Jalan Medan Merdeka