Taman Bendera Pusaka Bakal Punya Pet Area, Pengunjung Boleh Bawa Hewan Peliharaan

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana menambah fasilitas baru di kawasan Taman Bendera Pusaka, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, berupa area khusus hewan peliharaan atau pet area.

Kepala Dinas Pertamanan dan Kehutanan DKI Jakarta Fajar Sauri mengatakan, area pet itu rencananya akan ditempatkan di kawasan Taman Langsat yang merupakan bagian dari Taman Bendera Pusaka.

“Tapi ke depan, untuk meramaikan yang di Taman Langsat itu nanti kita akan buat pet. Saya sudah komunikasi sama Pak Gubernur Pramono, minta arahan kalau ada yang bawa hewan bagaimana,” kata Fajar kepada Kompas.com, Jumat (1/5/2026).

Baca juga: Taman Bendera Pusaka di Jaksel Dijaga Ketat karena Diklaim Tak Pernah Sepi

Ia menjelaskan, nantinya akan ada pembagian area khusus bagi hewan peliharaan agar tetap tertata dan tidak mengganggu pengunjung lain.

“Nanti kemungkinan ada area khusus, misalnya khusus kucing, khusus hewan lain, jadi binatangnya bisa main di situ,” ujarnya.

Fajar menambahkan, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung pada prinsipnya telah mengizinkan pengunjung membawa hewan peliharaan ke taman.

Namun, ia menekankan pentingnya tanggung jawab dari pemilik hewan.

“Kalau bisa hewannya pakai pampers, atau minimal bawa kantong untuk ambil kotorannya kalau tidak pakai pampers. Intinya, kalau bawa binatang peliharaan, tolong dijaga,” kata dia.

Baca juga: Masih Tercium Bau di Taman Bendera Pusaka, IPAL Jadi Solusi yang Ditunggu

Selain itu, pemerintah juga mempertimbangkan adanya layanan pendukung seperti pengecekan kesehatan hewan di kawasan taman.

Rencana ini masih akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan dinas terkait.

“Masukannya bagus, mudah-mudahan bisa ada pengecekan kesehatan. Vaksin juga kan ada yang gratis, mungkin nanti kita koordinasi dengan Dinas KPKP,” ujar Fajar.

Kompas.com/Krisda Tiofani Saat mendatangi taman ini pada malam hari, playground menjadi area paling ramai pengunjung di Taman Bendera Pusaka, Selasa (17/3/2026). Playground Taman Bendera Pusaka dilengkapi dengan aneka wahana permainan berupa perosotan, ayunan, sampai panjat tebing mini. Wahana bermain hanya boleh digunakan oleh anak berusia 3-12 tahun dengan pengawasan orang dewasa.

Pengunjung terus meningkat

Rencana penambahan fasilitas ini tak lepas dari tingginya jumlah pengunjung Taman Bendera Pusaka sejak dibuka untuk umum pada April 2026.

Kawasan ini merupakan hasil penggabungan tiga taman, yakni Taman Leuser, Taman Ayodya, dan Taman Langsat, yang sebelumnya direvitalisasi sepanjang 2025.

Data pengunjung menunjukkan lonjakan signifikan, terutama di akhir pekan. Di Taman Langsat, jumlah pengunjung bahkan mencapai 3.085 orang pada minggu keempat April.

Sementara di Taman Ayodya tercatat hingga 287 orang, dan Taman Leuser mencapai 198 orang pada periode yang sama.

Baca juga: Taman Bendera Pusaka di Jaksel Punya 2 Wajah Aktivitas: Siang Keluarga, Malam Muda-mudi

Tingginya kunjungan ini menunjukkan kawasan Taman Bendera Pusaka telah menjadi salah satu ruang publik favorit warga Jakarta.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Fajar berharap, dengan penambahan fasilitas seperti area pet, taman ini dapat terus berkembang tanpa mengurangi kenyamanan dan kebersihan lingkungan.

“Saya sih berharap taman ini bisa terus terjaga, jangan sampai kualitasnya menurun. Karena ini juga jadi salah satu legacy dari Pak Gubernur,” kata dia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hari Buruh, layanan SIM Keliling di Jakarta diliburkan
• 14 jam laluantaranews.com
thumb
Kisah Duka Agensi Sepak Bola Indonesia: Dari Cedera, Tuntutan Besar, Hingga Pemain Nakal yang Main Tarkam
• 12 jam lalubola.com
thumb
Gubernur Fakhiri: Otonomi Daerah Harus Menghadirkan Keadilan di Tanah Papua!
• 9 jam laluokezone.com
thumb
Wamendagri Beri Kuliah di USU, Bicara Ideologi-Strategi Kepemimpinan Daerah
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Bursa Asia Mayoritas Libur Hari Buruh, Pasar Jepang dan Australia Menguat
• 13 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.