Lima Pemainnya Dijatuhi Sanksi oleh Komdis PSSI Buntut Kericuhan di EPA, Bhayangkara FC U-20 akan Ajukan Banding!

tvonenews.com
2 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Manajer Bhayangkara FC U-20, Yongky Pamungkas, merespon sanksi yang dijatuhkan Komite Disiplin PSSI kepada mereka buntut dari kerusuhan di Elite Pro Academy (EPA) U-20.

Yongky Pamungkas menyampaikan jika timnya telah menerima surat keputusan sanksi dari Komdis PSSI terkait insiden pada pertandingan melawan Dewa United U-20.

Dalam keputusan tersebut, Bhayangkara FC U-20 menerima total tujuh sanksi dari Komdis PSSI.

Skuad Bahayangakra FC U-20
Sumber :
  • Bhayangkara FC

Tercatat ada lima pemain dan satu ofisial tim Bhayangkara FC U-20 yang dijatuhi hukuman.

Kelima pemain itu adalah Fadly Alberto dijatuhi hukuman larangan bermain selama tiga tahun.

Tiga pemain lainnya yakni Aqilah Lissunnah Aljundi, Afrizal Riqh, dan Ahmad Catur mendapatkan sanksi larangan bermain selama dua tahun.

Sementara M. Mufdi Iskandar menerima larangan bermain selama satu tahun. 

Sementara itu satu ofisial tim, Muklis Hadi Ning, juga dijatuhi larangan mendampingi tim dalam empat pertandingan.

Atas keputusan itu, Yongky mengatakan jika pihak klub melihat perlu adanya peninjauan ulang terhadap beberapa poin penting dari keputusan itu. 

“Kami menghormati keputusan Komite Disiplin PSSI. Namun, kami menilai ada beberapa hal yang masih perlu dikaji ulang secara lebih komprehensif dan proporsional, terutama terkait durasi sanksi yang dijatuhkan kepada pemain,” ujar Yongky.

Manajer Bhayangkara FC U20, Yongki Pandu Pamungkas
Sumber :
  • Bhayangkara FC

Yongky menyebut ada beberapa aspek yang sepenuhnya belum mencerminkan situasi di lapangan secara utuh.

Termasuk posisi beberapa pemain Bhayangkara FC U-20 yang juga terdampak dalam insiden tersebut.

"Kami melihat ada fakta-fakta di lapangan yang perlu menjadi pertimbangan lebih dalam, termasuk kondisi di mana beberapa pemain kami juga berada dalam posisi sebagai pihak yang terdampak,” lanjutnya.

Bhayangkara FC U-20 pun memastikan akan menempuh jalur banding ke Komite Banding PSSI sebagai langkah lanjutan.

"Kami memastikan akan mengajukan banding. Ini adalah bagian dari upaya kami untuk mendapatkan penilaian yang lebih objektif, menyeluruh, dan berimbang,” tegas Yongky.

Di sisi lain, ia juga menekankan hubungan antara pemain Bhayangkara FC U-20 dan Dewa United U-20 sejatinya memiliki hubungan yang sangat dekat.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KSP siap tindak temuan praktik tidak benar di program prioritas
• 7 jam laluantaranews.com
thumb
Hakim Terlibat Daycare Yogyakarta, Menko PMK: Proses Hukum di Polisi!
• 21 jam lalurctiplus.com
thumb
KSP Bakal Tindak Tegas Temuan Praktik Tidak Benar di Program Prioritas Presiden
• 10 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Linearitas atau Malapraktik? Mengapa Pendidik Wajib Lahir dari Rahim Keguruan
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Prabowo Janji Bangun Daycare untuk Anak Buruh di Kawasan Industri
• 5 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.