Bisnis.com, JAKARTA — Chief Technology Officer (CTO) Sigit Puji Santosa mengungkapkan bahwa pertemuan yang digelar di Istana Kepresidenan RI pada Jumat (1/5/2026) berfokus pada pembahasan luas terkait riset dan pengembangan (R&D) sejumlah program pemerintah.
Sigit menjelaskan, rapat tersebut tidak membahas isu spesifik seperti alat utama sistem persenjataan (alutsista), melainkan lebih bersifat diskusi terbuka atau brainstorming.
“Diskusi membahas banyak hal tentang ekonomi, tentang Danantara, dan lain-lain,” ujarnya kepada awak media.
Dia juga menambahkan bahwa pertemuan tersebut dihadiri oleh sejumlah menteri serta tim pakar dari berbagai bidang. Namun, Sigit tidak merinci secara spesifik siapa saja yang terlibat maupun agenda detail yang dibahas.
Menurutnya, pendekatan brainstorming menjadi bagian penting dalam merumuskan solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi pemerintah.
"Kami selalu brainstorming, mencari solusi buat banyak hal,” katanya.
Baca Juga
- Dasco: Danantara Beli Sebagian Saham Aplikator Ojol Demi Turunkan Potongan jadi 8%
- Prabowo Gelar Hilirisasi Rp116 Triliun, Begini Kata Danantara Hingga Pengamat
- Integrasi MI Himbara, Danantara: AUM Danareksa Bisa Rp185 Triliun
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa fokus utama diskusi kali ini mencakup pengembangan program R&D, program edukasi, serta inisiatif edukasional lainnya.
"Program-program kita, program R&D, program edukasi, dan lain-lain,” tandas Sigit.





