Sempat Tembus Seleksi AC Milan, Pemuda Manokwari Pilih Jadi Prajurit TNI

viva.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Seorang prajurit TNI asal Manokwari, Falen Mariar, menjadi sorotan setelah kisah hidupnya terungkap, yakni pernah lolos seleksi AC Milan Camp Junior pada 2011 di Bali. 

Namun Falen akhirnya memilih mengubur karier sepak bolanya demi keluarga dan bergabung dengan Tentara Nasional Indonesia.

Baca Juga :
Siap-Siap War Tiket! Chelsea vs AC Milan di GBK Dijual Mulai 3 Mei, Ini Cara Belinya
Ngilu, Luka Modric Tetap Main saat Tulang Pipi Patah

Falen merupakan talenta muda sepak bola yang menonjol sejak usia sekolah. Pada 2005, ia membawa SMP PG 2 Manokwari menjuarai ajang Liga Pendidikan Indonesia tingkat nasional. Prestasi tersebut membuka jalan baginya untuk mengikuti berbagai seleksi tingkat nasional.

Kesempatan besar datang ketika ia mengikuti seleksi Danone Cup di Makassar melalui rekomendasi KONI Papua. Meski gagal pada kesempatan tersebut, Falen tidak menyerah dan terus mengasah kemampuannya di lapangan hijau.

Puncak perjalanan karier mudanya terjadi pada 2011 saat kembali mendapat kesempatan mengikuti seleksi AC Milan Camp Junior di Bali. Dalam seleksi tersebut, Falen harus bersaing dengan sekitar 1.500 pemain muda dari seluruh Indonesia untuk memperebutkan 18 tiket ke Italia. Ia berhasil lolos dan masuk dalam daftar pemain terpilih.

“Setelah ke Bali, kami seleksi ada 1.500 orang. Hanya untuk mencari 18 orang yang terbaik untuk mewakili Indonesia ke Italia,” kata Falen dikutip VIVA dari YouTube TNI AD Sabtu, 2 Mei 2026.

Namun, menjelang keberangkatan ke Italia, Falen menerima kabar duka. Ayahnya meninggal dunia sehari sebelum pembagian tiket keberangkatan. Situasi tersebut membuatnya dihadapkan pada pilihan sulit antara keluarga dan impian sebagai pesepakbola profesional.

Falen akhirnya tetap berangkat ke Italia dan mengikuti program pelatihan tersebut. Ia menjalani latihan dengan penuh motivasi dan disebut mampu menunjukkan performa terbaik selama mengikuti AC Milan Camp Junior.

“Di-18 pas malamnya pembagian tiket ke luar negeri, pas orang tua meninggal… cuma dengan doa dan air mata saja saya melangkah menuju negara luar,” ungkapnya. 

Falen tetap berangkat ke Italia dan mengikuti seluruh rangkaian pelatihan. Ia bahkan menjalani pertandingan melawan sejumlah tim dari berbagai negara selama program berlangsung.

Sepulang dari Italia, kondisi ekonomi keluarga membuatnya harus memikirkan masa depan secara realistis. Ia sempat melanjutkan pendidikan sepak bola di Pertamina Soccer School, namun akhirnya memilih mundur.

Baca Juga :
Aroma Tak Sedap Muncul dari Liga Italia, Skandal Wasit Kembali Menggegerkan Libatkan Inter Milan
Persaingan Liga Champions Memanas: Juventus Ditahan Imbang AC Milan, AS Roma dan Como Mengintai
Lagi BU, Dijual Mesin Gol AC Milan Kondisi Siap Tempur

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jadwal Pekan ke-31 Super League 2025/26: Menuju Juara dan Degradasi
• 23 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Polres Ketapang Ungkap Rangkaian Teror di Air Upas, Sejumlah Pelaku Ditangkap
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
Peringatan Cuaca Ekstrem Sulsel Hari Ini, 2 Mei 2026: Waspada Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang, Cek Daerah yang Terdampak
• 2 jam laluharianfajar
thumb
Daftar Wilayah Indonesia yang Masuk Musim Kemarau di Mei 2026, Mana Saja?
• 13 jam laludetik.com
thumb
Legislator Usulkan Perpanjangan Pelaporan SPT Pajak Perorangan karena Kendala Sistem
• 19 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.