Kemendes ajak ADB Indonesia perkuat pemberdayaan masyarakat desa

antaranews.com
6 hari lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) mengajak Asian Development Bank (ADB) Indonesia Resident Mission berkolaborasi memperkuat program-program pemberdayaan masyarakat.

"Kami siap berkolaborasi karena memang banyak program ke desa yang bisa dikolaborasikan dengan ADB," kata Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto saat menerima audiensi dari ADB Indonesia Resident Mission di Kantor Kemendes di Jakarta, dikutip Kamis.

Dalam pertemuan itu, ia mengatakan bahwa di era kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, desa miliki peran yang strategis.

Hal itu, kata dia, terlihat dalam Astacita ke-6, yaitu membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.

Sejalan dengan itu, Kemendes menghadirkan 12 Program Aksi Bangun Desa, seperti pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, Desa Tematik, Desa Ekspor, dan Desa Ketahanan Energi.

"Yang penting, di daerah tertinggal masih ada desa yang perlu kolaborasi untuk percepatan pembangunan," kata mantan Wakil Ketua MPR itu.

Baca juga: Mendes: Tidak naikkan harga BBM, Presiden berpihak rakyat di desa

Ia menyampaikan pada saat ini, Kemendes sudah melakukan kerja sama dengan pihak internasional, seperti Bank Dunia untuk mempercepat pembangunan desa.

Kolaborasi itu, kata dia, difokuskan pada ekonomi hijau berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat desa.

Ia mengajak ADB bersama-sama membangun desa karena masih banyak desa belum tersentuh program pemberdayaan masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri Desa (Wamendes) PDT Ahmad Riza Patria mengatakan dari 75.266 desa di Indonesia, sekitar 10.000 masuk kategori tertinggal yang belum dapat memenuhi kebutuhan dasar, seperti listrik, pendidikan, dan kesehatan.

Oleh karena itu, Wamendes Ahmad Riza Patria yang akrab disapa Ariza itu, berharap ADB bisa berkolaborasi dengan Kemendes PDT untuk melakukan percepatan penuntasan status desa tertinggal dan sangat tertinggal menjadi desa berkembang dan maju.

"Kami berharap program kolaborasi dengan ADB nantinya bakal bisa berdayakan masyarakat desa agar bisa berkembang dan menyejahterakan," kata dia.



Baca juga: Mendes gandeng Peradiprof perkuat pemahaman hukum kades

Baca juga: Kemendes PDT-Barisan 8 Center kolaborasi cetak 5.000 desa ekspor


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hands-On Honor X7d, Punya Baterai-RAM Jumbo Harga Rp 4 Jutaan
• 5 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Persib Bandung Pincang di Parepare: Tiga Pemain Pilar dan Bojan Hodak Absen Lawan PSM
• 16 jam laluviva.co.id
thumb
Transformasi Menuju Strategic Force, TNI AD Gelar Seminar Nasional di Seskoad
• 3 jam lalutvonenews.com
thumb
Bos Nvidia Ikut Trump Kunjungi China, Buka Peluang Kesepakatan Chip
• 9 jam laluidxchannel.com
thumb
ESDM Beri Sinyal Lelang 10 Blok Migas Baru di IPA Convex 2026
• 5 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.