Jemaah Haji Gelombang II Mulai Tiba di Bandara Jeddah

kumparan.com
1 minggu lalu
Cover Berita

Jemaah haji Indonesia gelombang II sudah mulai berdatangan pada hari ini, Kamis (7/5) pagi waktu Arab Saudi. Jemaah gelombang ini tiba melalui Bandara King Abdulaziz, Jeddah.

Jemaah kloter pertama yang tiba di Jeddah dari Kloter 12 Embarkasi Lombok. Hari ini ada 15 kloter yang dijadwalkan tiba di Jeddah.

Setiba di Jeddah, seluruh jemaah langsung diberangkatkan ke hotel mereka di Makkah. Jarak antara Jeddah ke Makkah sekitar satu jam perjalanan dengan bus.

Setelah tiba di hotel, jemaah akan melakukan umrah wajib karena mereka sudah berihram sejak di embarkasi dan niat miqot di Yalamlam atau Bandara Jeddah.

Jemaah haji Indonesia terus berdatangan ke Saudi. Data terbaru mencatat sebanyak 269 kloter telah tiba di Tanah Suci.

Total jemaah yang sudah berada di Arab Saudi mencapai 104.507 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 22.282 di antaranya merupakan jemaah lanjut usia (lansia). Adapun total jemaah haji tahun ini adalah 221 ribu.

Kesiapan Bandara Jeddah

Ada sejumlah fasilitas di Bandara King Abdulaziz Jeddah yang dapat digunakan oleh jemaah haji Indonesia. Apa saja?

Jemaah yang baru saja tiba akan keluar dari sejumlah gate di Bandara Jeddah. Khusus untuk jemaah non-fast track biasanya dapat melalui zona A, B, D, E.

Mereka kemudian berkesempatan singgah di ruang tunggu haji (paviliun) yang terletak tak jauh dari zona keluar. Biasanya setiap zona memiliki empat paviliun. Zona E misalnya, memiliki empat ruang yakni E1, E2, E3, dan E4.

Di dalam paviliun, terdapat fasilitas AC, kursi-kursi. Terdapat pula musala yang memungkinkan jemaah untuk beribadah. Sedangkan untuk toilet tersedia di bagian luar tak jauh dari ruang tunggu haji.

Bandara menyediakan klinik kesehatan untuk mengantisipasi jemaah yang mengalami gangguan kesehatan saat turun dari pesawat.

Indonesia memiliki Pos Kesehatan Haji yang berada di zona E. Klinik ini merupakan tempat penanganan pertama terhadap jemaah haji yang sakit.

Arab Saudi juga menyediakan klinik kesehatan yang berada di antara zona D dan E. Jemaah haji yang mengalami gangguan kesehatan bisa menggunakan dua fasilitas kesehatan tersebut.

Untuk jemaah lansia, tersedia fasilitas mobil golf yang dapat digunakan secara gratis. Mobil golf ini memungkinkan para jemaah lansia berpindah dari terminal kedatangan menuju ke bus tanpa perlu berjalan jauh.

Bagi jemaah disabilitas, PPIH bekerja sama dengan pihak Nusuk untuk menyediakan kendaraan khusus. Kendaraan itu memungkinkan jemaah disabilitas dapat naik dengan menggunakan kursi roda.

Pihak petugas di bandara juga menyediakan perlengkapan ihram untuk kondisi darurat. Perlengkapan tersebut mencakup kain ihram cadangan untuk pria, pakaian ihram (abaya) bagi perempuan, sandal, dan lain sebagainya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Di Rakernas SOKSI, Bahlil Tegaskan Tolak Dikotomi di Internal Golkar
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
nubia Neo 5 Series Resmi Meluncur di Indonesia, Ada Hadiah 99 Emas Batangan
• 23 jam lalumedcom.id
thumb
Polrestabes Bandung Kerahkan 2.500 Personel Amankan Nobar Persib vs PSM
• 8 jam lalupantau.com
thumb
Kapal Induk Terbesar AS Kembali Setelah Operasi Terlama di Timur Tengah
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Rupiah Loyo, Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Tenang Saja
• 19 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.