Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim, PSI Tidak Berikan Bantuan Hukum

jpnn.com
6 hari lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Harian DPP PSI Ahmad Ali menyatakan partainya tidak akan memberikan bantuan hukum kepada Sekretaris Dewan Pembina Grace Natalie seusai dilaporkan dalam kasus penghasutan dan ujaran kebencian di Bareskrim Polri.

Ali mengatakan tindakan atau pernyataan Grace dalam kasus tersebut di luar tugas partai alias motif pribadi.

BACA JUGA: Tanggapan Gibran soal Pernyataan Jusuf Kalla

"Pernyataan yang disampaikan oleh anggota partai, katakan Mbak Grace, itu adalah pernyataan pribadi," kata Ahmad Ali dikutip JPNN.com, Kamis (7/5).

Ahmad Ali menyebutkan secara kelembagaan, PSI tidak akan memberikan bantuan hukum.

BACA JUGA: Ferdinand Tuntut Permintaan Maaf dan Klarifikasi Jusuf Kalla, Jika Tidak...

"Secara kelembagaan, kami pastikan tidak akan memberikan bantuan hukum secara kelembagaan kepartaian. Karena hal ini hal-hal yang harus dipertanggungjawabkan secara pribadi," katanya.

Namun, PSI akan tetap memberikan bantuan dukungan sebagai sahabat kepada Grace Natalie.

BACA JUGA: GAMKI Tegaskan Laporan Terhadap Jusuf Kalla Tetap Berlanjut

"Partai Solidaritas Indonesia dalam konteks sebagai pertemanan, sebagai sahabat, kami memberikan bantuan personal," katanya.

Grace sendiri dilaporkan bersama koleganya, Ade Armando dan pegiat media sosial Permadi Arya dalam kasus penghasutan dan ujaran kebencian di Bareskrim Polri.

Laporan tersebut diterima dan teregister dengan nomor LP/B/185/V/2026/SPKT/Bareskrim Polri tertanggal 4 Mei 2026 yang dilayangkan 40 ormas Islam yang tergabung dalam Aliansi untuk Kerukunan Umat Beragama.

Perwakilan LBH Syarikat Islam/SEMMI, Gurun Arisastra menyebut pelaporan itu dilakukan terkait polemik narasi yang disertakan dalam unggahan masing-masing soal potongan video ceramah Wakil Presiden ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK) di Masjid UGM saat sedang menjelaskan perihal konflik di Poso dan Ambon.

"LBH Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia dan LBH Syarikat Islam beserta LBH Muhammadiyah, Hidayatullah, AFKN dan organisasi lainnya telah melaporkan tiga figur Ade Armando, lalu Permadi Arya, dan juga Grace Natalie," ujar Gurun Arisastra kepada wartawan di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin (4/5).(mcr8/jpnn)


Redaktur : Budianto Hutahaean
Reporter : Kenny Kurnia Putra


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Penyelundupan Merkuri Rp30 M ke Filipina Berhasil Digagalkan! Asal-usulnya Dari Tambang Emas Ilegal di Ambon
• 20 jam laluviva.co.id
thumb
Mahasiswi Unpad Dilindas Pemotor di Jatinangor: Luka Lecet di Lutut-Lengan
• 41 menit lalukumparan.com
thumb
Harga Avtur Tinggi, Kemenhub Naikkan Fuel Surcharge Maksimal 100% dari TBA
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
5 Berita Populer: Polemik Rumah Rachel Vennya-Okin; Drama Pinkan Mambo-Arya Khan
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas 2 Km ke Arah Barat Daya
• 5 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.