Unhas Sosialisasikan Ekspedisi Patriot, Jaring Gagasan untuk Dukung Pembangunan Wilayah Tertinggal

harianfajar
1 minggu lalu
Cover Berita

FAJAR, MAKASSAR-Tim Ekspedisi Patriot (TEP) merupakan bentuk kolaborasi antara Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia dengan 10 mitra Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia. Universitas Hasanuddin menjadi satu-satunya mitra PTN yang berasal dari Indonesia bagian timur.

Pokja Tim Ekspedisi Patriot Universitas Hasanuddin menyelenggarakan Sosialisasi dan Pemasukan Abstrak Tim Ekspedisi Patriot 2026, di Aula LPPM Universitas Hasanuddin, Rabu (6/5). Program ini merupakan langkah awal untuk menjaring ide, gagasan, serta komitmen para akademisi dalam mendukung pembangunan wilayah tertinggal melalui pendekatan berbasis ilmu pengetahuan dan pengabdian masyarakat.

“Kehadiran kita dibutuhkan bagi saudara kita yang tinggal dan berada di tempat yang membutuhkan, bukan hanya di kota-kota besar saja,” kata Prof. Ir. Suharman Hamzah, Ph.D(Eng)., HSE., Sekretaris LPPM Unhas dalam sambutannya.

Ia menegaskan, program ini hadir sebagai wujud nyata upaya negara dalam mendorong pemerataan pembangunan di seluruh penjuru Indonesia.

Program ini dirancang untuk menciptakan pusat-pusat ekonomi baru berbasis kawasan, sebagai langkah strategis dalam mengentaskan kemiskinan di wilayah sasaran. Dalam kesempatan tersebut, Tim Pokja TEP Unhas juga memaparkan peran aktif Universitas Hasanuddin yang akan menerjunkan para “Patriot” terbaiknya ke tiga wilayah prioritas, yakni Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Papua.

Ketua Pokja TEP Unhas, Dr. Ir. M. Rijal Idrus, M.Sc., turut menyambut hangat kehadiran para peserta. Ia mengajak seluruh peserta untuk menanamkan semangat juang dalam setiap langkah pengabdian. “Kita harus bisa menjadi Patriot hebat, karena kita hadir sebagai darah Hasanuddin, sang pejuang tangguh, si Ayam Jantan dari Timur,” ujar Rijal, disambut antusiasme peserta yang memenuhi ruangan.

Pada akhir sesi, para panelis memaparkan materi terkait pengenalan Tim Ekspedisi Patriot, pembagian wilayah penugasan untuk Universitas Hasanuddin, serta teknis penulisan dan pengiriman abstrak bagi para dosen yang akan berperan sebagai ketua tim di lapangan.

Kegiatan sosialisasi ini berlangsung interaktif, ditandai dengan antusiasme peserta dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Berbagai pertanyaan, mulai dari mekanisme pelaksanaan hingga tantangan lapangan, mencerminkan tingginya minat sivitas akademika untuk terlibat langsung dalam program ini.

Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir gagasan-gagasan inovatif yang tidak hanya menjawab kebutuhan masyarakat di wilayah tertinggal, tetapi juga mampu menjadi model pengabdian berkelanjutan yang berdampak nyata. Tim Ekspedisi Patriot pun diharapkan menjadi wadah bagi insan akademik untuk mengaktualisasikan keilmuan sekaligus memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dan kebangsaan.(*)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Viral Mahasiswa Undip Ngaku Pelaku Kekerasan Seksual, Kampus Buka Suara
• 22 jam laludetik.com
thumb
PSIM Yogyakarta Targetkan Kemenangan Lawan Madura United di Laga Kandang Terakhir
• 22 jam lalurepublika.co.id
thumb
Kereta Tabrak Bus di Bangkok, Delapan Orang Meninggal Dunia
• 23 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Ford Mustang dan F-150 Raptor Masuk PUBG Mobile, Ini Detailnya
• 4 jam lalurepublika.co.id
thumb
Kisah Ratna Mangasengi Membangun Genhara Food & Drink
• 10 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.