Tampang Oknum Kiai Tersangka Pencabulan Santriwati di Pati, Sudah 10 Kali Beraksi

rctiplus.com
1 minggu lalu
Cover Berita
Tampang Oknum Kiai Tersangka Pencabulan Santriwati di Pati, Sudah 10 Kali BeraksiNasional | inews | Kamis, 7 Mei 2026 - 18:31

PATI, iNews.id – Jejak pelarian Ashari, oknum kiai tersangka kasus pencabulan puluhan santriwati di Pondok Pesantren Ndolo Kusumo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, akhirnya terendus. Ashari ditangkap tim Jatanras Polda Jateng di wilayah Wonogiri, Jawa Tengah, Kamis dini hari (7/5/2026). 

Kiai Ashari sebelumnya masuk daftar pencarian orang (DPO) atau menjadi buron setelah tidak memenuhi panggilan pemeriksaan terkait kasus dugaan pencabulan terhadap sejumlah santriwati di pesantren yang diasuhnya. 

Selama pelariannya sejak 4 Mei 2026, Ashari disebut berpindah-pindah lokasi untuk menghindari kejaran aparat kepolisian. Dia diduga sempat bergerak dari sejumlah wilayah di Jawa Tengah, Jawa Barat hingga Jakarta sebelum akhirnya berhasil ditangkap.

Kiai Ashari, tersangka dugaan pencabulan santriwati di Pesantren Ndolo Kusumo Pati, ditangkap polisi di Wonogiri setelah buron beberapa hari. (Foto: IG)

"Kiai tersangka pencabulan puluhan santriwati di Pati ditangkap di Wonogiri, sempat kabur sampai ke Jakarta," tulis akun Instagram @officialinewstv dikutip Kamis (7/5/2026). 

Baca Juga:Teror Geng Motor di Makassar Sasar Juru Parkir, Leher Korban Tertancap Panah

Kapolresta Pati Kombes Pol Jaka Wahyudi mengatakan aksi pencabulan itu dilakukan tersangka AS sejak Februari 2020 hingga Januari 2024.

"Korbannya adalah satu saudara FA, kemudian waktu kejadian antara bulan Februari 2020 sampai dengan bulan Januari 2024,” kata Jaka dalam konferensi pers yang disiarkan melalui Youtube Polresta Pati, Kamis (7/5/2026).

Dia mengatakan, perbuatan tersebut dilakukan tersangka terhadap korban sebanyak 10 kali di lokasi berbeda. Modusnya pelaku mengajak korban dengan alasan untuk minta dipijat masuk ke kamar korban.

Jaka menerangkan, di dalam kamar tersebut, AS kemudian meminta korban untuk membuka baju. Setelahnya, AS melakukan perbuatan tak senonoh terhadap korban.

"Korban disuruh melepaskan baju, pelaku kemudian melakukan pencabulan yaitu dengan cara meraba, memeras dan mencium kemudian memegang alat vital," ujar Jaka. 

Kasus dugaan pencabulan yang menyeret oknum kiai ini sebelumnya menjadi perhatian publik karena jumlah korban disebut mencapai puluhan santriwati. 

Baca Juga:Pemerintah Sebut Penerima Manfaat Masjid Ramah Pemudik Naik Drastis

Perkara tersebut juga memicu gelombang reaksi dari masyarakat hingga organisasi keagamaan di Kabupaten Pati yang mendesak aparat kepolisian bertindak tegas. Sejauh ini, belum ada keterangan dari aparat terkait penangkapan tersebut.

#jateng

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Frans Putros Wajib Bawa Persib Juara, Pelatih Irak Beri Patokan Syarat Mutlak Skuad Piala Dunia 2026
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
Veda Ega Pratama Alami Kualifikasi Terburuk: Batal Start Posisi Ke-21 di Moto3 Catalunya, Saatnya Ngebut Kejar Poin
• 14 jam laluharianfajar
thumb
Kajian Sains Soal Pelihara Kucing di Rumah, Benarkah Bermanfaat?
• 3 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Kronologi TNI Tembak Mati TNI di Tempat Hiburan Malam Palembang, Berawal Senggolan Berakhir Tembakan Pistol
• 8 jam lalutvonenews.com
thumb
Imigrasi Soekarno-Hatta Tunda Keberangkatan 89 Calon Haji Nonprosedural
• 1 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.