JAKARTA, KOMPAS.TV - Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati turun langsung memantau penanganan kasus dugaan kekerasan terhadap anak di daycare Little Aresha, Yogyakarta.
Dalam kunjungannya ke Polda Yogyakarta, Sari memastikan proses hukum berjalan transparan, akuntabel, dan berpihak kepada korban.
Menurut Sari, kasus kekerasan terhadap anak tidak bisa dipandang sebagai perkara pidana biasa.
Negara, kata dia, harus hadir untuk memastikan perlindungan maksimal terhadap anak sebagai kelompok paling rentan.
“Penegakan hukum ini penting untuk memberikan efek jera kepada pelaku, sekaligus menjadi peringatan keras bagi siapa pun agar tidak melakukan tindakan serupa,” kata Sari dalam keterangannya, Kamis (7/5) dikutip Antara.
Ia menegaskan, penanganan kasus kekerasan anak harus berpijak pada dua hal utama, yakni penegakan hukum yang tegas serta langkah pencegahan yang sistematis.
Baca Juga: Mengenal Sejarah Kota Madinah dan Peradaban Islam di Kajian Ilmiah Al Madinah Al Munawwarah
Dalam kunjungannya tersebut, Sari mengapresiasi langkah cepat aparat kepolisian di Yogyakarta yang dinilai sigap menangani kasus daycare sejak awal mencuat ke publik.
“Alhamdulillah jajaran kepolisian sangat kooperatif, cepat tanggap, dan responsif dalam menangani kasus ini,” ujarnya.
Meski begitu, ia mengingatkan agar proses hukum tidak berhenti hanya pada tahap penetapan tersangka.
Sari meminta aparat mengawal perkara hingga tuntas, terlebih kasus tersebut menggunakan pasal berlapis yang membutuhkan pembuktian mendalam.
Penulis : Ade Indra Kusuma Editor : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV
- kekerasan anak
- daycare jogja
- sari yuliati
- perlindungan anak
- uu anak
- kasus daycare





