Makeup kini tidak lagi hanya dipakai untuk menunjang penampilan. Beauty, semakin banyak orang yang menjadikan makeup sebagai medium untuk mengekspresikan karakter, mood, hingga gaya personal mereka secara lebih bebas dan autentik.
Tren tersebut terlihat dari kehadiran Laka di Indonesia melalui kerja sama eksklusif dengan Sociolla. Brand kecantikan asal Korea itu membawa filosofi bahwa makeup merupakan bentuk seni yang bisa dinikmati siapa saja tanpa batasan standar kecantikan tertentu.
Menurut Director of Laka Global Business Division, Yeojin Son, Indonesia menjadi salah satu pasar yang dinilai sejalan dengan nilai yang diusung Laka karena semakin banyak individu melihat makeup sebagai bagian dari identitas diri.
“Kami sangat antusias dapat menghadirkan Laka ke Indonesia sebagai salah satu pasar kecantikan yang dinamis dan terus berkembang. Setelah delapan tahun membangun brand secara global, kami melihat Indonesia sebagai pasar yang sejalan dengan nilai yang kami usung, di mana semakin banyak individu menjadikan makeup sebagai medium ekspresi diri,” ujar Yeojin Son.
Beauty, nama Laka sendiri berasal dari Love And Kind Artistry yang merepresentasikan tiga nilai utama, yakni Love, Kind, dan Artistry. Ketiga konsep tersebut menjadi dasar pengembangan produk yang tidak hanya fokus pada tampilan, tetapi juga memberi ruang eksplorasi gaya bagi penggunanya.
Konsep itu juga tercermin dalam tagline Every Shade, Every Story yang menggambarkan bagaimana pilihan warna makeup kini dianggap dapat merepresentasikan cerita dan kepribadian masing-masing individu.
Selain mengusung konsep inklusif, Laka juga menghadirkan desain produk dengan pendekatan human-centered design. Produk dibuat dengan tekstur ringan, nyaman digunakan sehari-hari, dan kemasan yang intuitif agar mudah digunakan oleh siapa saja, termasuk pemula.
Sebagai bagian dari ekspansinya di Indonesia, Laka memperkenalkan beberapa produk unggulan seperti Fruity Glam Tint dengan hasil akhir glossy dan stain tahan lama, serta Devil Lip dengan pigmentasi bold untuk tampilan lebih standout.
Data dari ekosistem Sociolla juga menunjukkan tren makeup personal semakin berkembang. Kategori lip product tercatat tumbuh 32 persen sepanjang 2025 dibanding tahun sebelumnya. Lip tint bahkan berkontribusi lebih dari 50 persen terhadap pembelian produk lip makeup.
Selain tekstur ringan, konsumen kini juga disebut lebih menyukai pilihan warna yang soft dan beragam agar lebih sesuai dengan karakter personal mereka.
“Kami menyambut baik kehadiran Laka di Sociolla sebagai bagian dari komitmen kami dalam menghadirkan kurasi brand global yang relevan bagi konsumen Indonesia. Laka membawa perspektif baru sebagai brand makeup Korea modern yang menawarkan pendekatan inklusif dan ekspresif,” kata Co-founder & CMO Social Bella Indonesia, Chrisanti Indiana.
Untuk memperkenalkan brand lebih dekat kepada beauty enthusiast, Laka juga menghadirkan pop-up Laka: Every Shade, Every Story di Central Park Mall pada 29 April hingga 3 Mei 2026. Acara tersebut menghadirkan pengalaman interaktif seperti photo booth, gacha machine, makeup class, hingga workshop bersama beauty influencer.





