Keir Starmer Didesak Mundur oleh Kabinet dan 70 Anggota Parlemen

mediaindonesia.com
22 jam lalu
Cover Berita

KENDALI kekuasaan Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, dilaporkan mulai goyah pada Senin (11/5/2026). Gelombang desakan agar Starmer segera menyusun jadwal pengunduran dirinya semakin menguat, baik dari jajaran kabinet maupun dari lebih dari 70 Anggota Parlemen (MP) Partai Buruh.

Tekanan internal ini mencapai puncaknya setelah kekalahan telak partai dalam sejumlah pemilihan umum daerah baru-baru ini. Dua menteri senior, Menteri Luar Negeri Yvette Cooper dan Menteri Dalam Negeri Shabana Mahmood, dikabarkan telah meminta Starmer secara langsung untuk mengawasi transisi kekuasaan yang tertib guna menghindari kehancuran partai.

Pemberontakan dari Dalam Kabinet

Selain Cooper dan Mahmood, tokoh senior seperti David Lammy dan John Healey juga dikabarkan telah berdiskusi dengan Starmer mengenai pendekatan yang "bertanggung jawab dan bermartabat" terkait masa depan kepemimpinan. Meski demikian, beberapa menteri lain seperti Richard Hermer dan Steve Reed tetap setia dan mendesak Starmer untuk terus berjuang.

Baca juga : Partai Buruh Kalah di Wales untuk Pertama Kali sejak 1999

"Pada akhirnya, Keir telah mendengarkan para menteri kabinet. Ada perbedaan pandangan mengenai arah terbaik bagi partai dan negara. Ia harus membuat keputusan sebelum rapat kabinet besok," ujar salah satu menteri kabinet.

Gejolak ini diperparah dengan mundurnya empat asisten menteri (PPS) dari berbagai departemen, termasuk Departemen Kesehatan dan Kementerian Kehakiman, yang semuanya menyerukan pergantian kepemimpinan.

Respons Keras Keir Starmer

Menanggapi tekanan tersebut, Starmer memberikan pidato yang menantang pada Senin pagi. Ia menegaskan tidak akan mengundurkan diri dan bertekad untuk membuktikan para penentangnya salah.

Baca juga : Krisis Kepemimpinan Ancam Keir Starmer, Sekutu Siap Lawan Upaya Kudeta di Partai Buruh

"Saya bertanggung jawab untuk tidak pergi begitu saja dan tidak menjerumuskan negara kita ke dalam kekacauan, seperti yang dilakukan Partai Konservatif berkali-kali," tegas Starmer. "Pemerintahan Partai Buruh tidak akan pernah dimaafkan jika membiarkan hal itu terjadi lagi pada negara kita."

Starmer mengakui adanya rasa frustrasi publik terhadap kondisi Inggris saat ini, namun ia bersikeras bahwa stabilitas negara adalah prioritas utamanya.

Pertarungan Para Suksesor

Di balik layar, nama-nama potensial pengganti Starmer mulai mencuat. Walikota Greater Manchester, Andy Burnham, dan Menteri Kesehatan Wes Streeting disebut-sebut sebagai kandidat kuat, meskipun pendukung keduanya dituduh oleh sekutu Starmer sebagai pihak yang memicu krisis ini.

Sementara itu, posisi Wakil Perdana Menteri Angela Rayner sebagai calon penerus dilaporkan menurun menyusul masalah pajak pribadinya yang belum tuntas. Rayner kini justru tampak memberikan dukungan bagi kembalinya Andy Burnham ke parlemen untuk mengambil peran kepemimpinan.

Di sisi lain, muncul kekhawatiran dari sejumlah anggota parlemen bahwa pergantian pemimpin di tengah tekanan eksternal hanya akan menguntungkan tokoh populis seperti Nigel Farage. "Mengganti pemimpin hanya karena tekanan Nigel Farage bukanlah sesuatu yang bisa kita perbaiki di masa depan," tulis Natasha Irons, anggota parlemen dari Croydon East dalam grup koordinasi internal.

Dengan lebih dari 25% anggota parlemen dari faksi backbench yang sudah menyatakan mosi tidak percaya, masa depan Keir Starmer kini bergantung pada keputusan yang akan diambilnya dalam waktu 24 jam ke depan. (The Guardian/Z-2)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
PBB Kebut Investigasi 4 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon
• 4 jam laluokezone.com
thumb
Inflasi AS Diprediksi Naik Jadi 3,7 Persen pada April 2026
• 12 jam laluidxchannel.com
thumb
Polda Jatim Bongkar Sindikat Penipuan Jual Beli Mobil Online, Begini Modusnya
• 13 jam lalurctiplus.com
thumb
Vape tetap punya risiko yang sama dengan rokok konvensional 
• 7 jam laluantaranews.com
thumb
Komisi III DPR RI Sebut Judi Online yang Libatkan Ratusan WNA Jadi Ancaman Nasional
• 20 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.