NILAI tukar rupiah hari ini 12 Mei 2026 diprediksi akan terus tertahan di zona merah pada perdagangan. Tekanan hebat terhadap mata uang domestik ini dipicu oleh eskalasi tensi geopolitik global yang kian memanas, sehingga mendorong investor beralih ke aset aman (safe haven).
Berdasarkan data yang dihimpun, pergerakan Mata Uang Rupiah hari ini dibayangi oleh sentimen negatif diplomatik internasional. Analis pasar uang sekaligus Direktur PT Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuaibi, memproyeksikan bahwa mata uang lokal akan bergerak sangat dinamis dengan kecenderungan melemah yang cukup signifikan.
Prediksi Kurs Rupiah Hari IniIbrahim menjelaskan bahwa kondisi pasar saat ini sangat sensitif terhadap isu geopolitik. Hal ini membuat posisi dolar AS semakin perkasa di hadapan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah Indonesia.
Indikator Proyeksi/Nilai Rentang Pergerakan Rp17.380 – Rp17.430 Sentimen Utama Tensi Geopolitik Global Status Berpotensi MelemahSelain faktor geopolitik, pelaku pasar juga mencermati kebijakan moneter global yang masih fluktuatif. Ibrahim Assuaibi dalam laporan risetnya menegaskan bahwa Mata Uang Rupiah kemungkinan besar akan ditutup melemah pada kisaran Rp17.380 hingga Rp17.430 per dolar AS. Pada, Senin (11/5), rupiah sudah merosot 32 poin dan parkir di level Rp17.414 pada akhir perdagangan. (H-4)




