CCSI Siapkan Rights Issue Jumbo 474,77 Juta Saham untuk Ekspansi

bisnis.com
18 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten produsen fiber optik PT Communication Cable Systems Indonesia Tbk. (CCSI) berencana melaksanakan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) atau rights issue dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya 474,77 juta saham baru.

Corporate Secretary CCSI Giovano Matindas Sumakul mengatakan jumlah saham baru yang akan diterbitkan dalam aksi korporasi tersebut setara sekitar 35,61% dari total saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh pada saat pengumuman RUPS Luar Biasa (RUPSLB).

“Perseroan berencana untuk melakukan PMHMETD dengan menerbitkan hak memesan efek terlebih dahulu kepada para pemegang saham Perseroan atas sebanyak-banyaknya 474.774.774 saham atau sekitar 35,61% dari total saham yang beredar,” ujar Giovano dalam keterbukaan informasi, Selasa (12/5/2026).

Manajemen menjelaskan rencana rights issue tersebut akan dimintakan persetujuan pemegang saham dalam RUPSLB yang dijadwalkan berlangsung pada 17 Juni 2026.

Dalam aksi korporasi ini, saham baru yang diterbitkan memiliki nilai nominal Rp100 per saham dan berasal dari saham portepel perseroan. Seluruh saham baru nantinya akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) sesuai ketentuan yang berlaku.

CCSI menuturkan saham hasil rights issue tersebut akan memiliki hak yang sama dengan saham lama, termasuk hak atas pembagian dividen.

Baca Juga

  • CCSI Gandeng Raksasa China Bikin Perusahaan Patungan Produksi Serat Optik
  • Bentuk JV, Communication Cable (CCSI) Gelar Kabel Bawah Laut
  • Communication Cable (CCSI) Akan Rights Issue Akhir Semester I/2021

Perseroan menjelaskan pelaksanaan PMHMETD dilakukan untuk memperkuat struktur permodalan sekaligus membuka peluang masuknya investor baru, baik domestik maupun asing.

“PMHMETD yang dilakukan oleh Perseroan dapat memperkuat struktur permodalan Perseroan dan mengundang investor-investor baik lokal maupun asing untuk berpartisipasi menginvestasikan modalnya dalam Perseroan sehingga memberikan nilai tambah bagi kinerja Perseroan,” tulis manajemen.

Adapun dana hasil rights issue, setelah dikurangi biaya emisi, akan digunakan untuk pengembangan usaha dan/atau modal kerja perseroan maupun entitas anak.

CCSI menyebut pelaksanaan rights issue akan dilakukan paling lambat 12 bulan setelah memperoleh persetujuan RUPSLB, sesuai ketentuan POJK No. 32/2015.

Sementara itu, pemegang saham yang tidak melaksanakan haknya dalam aksi rights issue berpotensi mengalami dilusi kepemilikan saham dalam rentang maksimum 2,20% hingga 9,27%.

Communication Cable Systems Indonesia Tbk. - TradingView
_______

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Heboh Pria di Kaltim Tewas Usai Diduga Curi Mangga, Polisi Selidiki
• 4 jam laludetik.com
thumb
Gibran Cek Proyek MRT Bundaran HI-Kota, Didampingi Pramono Anung dan Menhub
• 18 jam lalukompas.com
thumb
Imigrasi Ambon: 15 WN China di Tambang Gunung Botak Terancam Dideportasi
• 19 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Jelang Temui Xi Jinping, Trump Sanksi 12 Entitas Penjual Minyak Iran ke Tiongkok
• 22 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Media 'Homeless' vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital
• 7 jam lalumediaapakabar.com
Berhasil disimpan.