JAKARTA, KOMPAS.com - Pelaku teror pembakaran berinisial A di Pisangan Baru, Matraman, Jakarta Timur dikenal warga sangat tertutup.
Salah satu korban pembakaran, Indra (40), mengatakan pelaku A jarang bergaul dengan warga sekitar.
"Iya pelakunya warga sini juga, kalau kenal dekat sih enggak, karena dia juga jarang bergaul sama warga sini," ungkap Indra saat ditemui di lokasi, Selasa (12/5/2026).
Baca juga: Polisi Tangkap Pelaku Teror Pembakaran di Matraman Jaktim
Pelaku A diketahui baru menyelesaikan kuliah. Namun, warga tidak mengetahui lebih jauh mengenai pelaku A karena minim berinteraksi dengan lingkungan sekitar.
Indra mengaku resah dengan aksi pembakaran yang dilakukan pelaku terhadap sejumlah warung di kawasan Matraman dalam beberapa hari terakhir.
Ia menjelaskan, peristiwa pembakaran terjadi sekitar pukul 04.00 WIB saat warung nasi miliknya dalam kondisi tutup.
"Ya resah, untung pas kemarin ada warga yang tahu jadi enggak sempat membesar, itu langsung dipadamkan warga, coba kalau enggak ada yang lihat bisa kemana-mana dampaknya," jelas Indra.
Indra mengatakan bagian yang dibakar pelaku adalah plastik penutup warung nasi miliknya di sisi kanan.
Baca juga: Peneror Pembakaran di Matraman Jaktim Diduga Alami Depresi
Meski sempat terbakar, aktivitas berdagangnya tidak terganggu.
"Itu kondisi saya di rumah, jadi warung depan kosong, saat itu diteriaki warga karena lumayan sampai besar. Namanya plastik dibakar kan, jadi cepat besar, tapi padam langsung setelah diguyur (air)," jelasnya.
Pelaku Ditangkap PolisiPolisi menangkap pria berinisial A karena diduga melakukan teror pembakaran warung di Pisangan Baru, Matraman, Jakarta Timur, Minggu (10/5/2026).
Kapolsek Matraman AKP Suripno menjelaskan polisi sudah melakukan olah tempat kejadian perkara pada Senin (11/5/2026).
"Kami analisis CCTV untuk menerangkan pelaku, mengerucut salah satu warga yang mendekati itu (terduga pelaku)," kata Suripno saat dihubungi melalui WhatsApp, Selasa (12/5/2026).
Baca juga: Teror Pembakaran di Matraman Jaktim: Terpal dan Penutup Warung Dibakar, Api Langsung Besar
Ia menjelaskan, polisi kemudian mendatangi rumah terduga pelaku di Pisangan Baru. Namun saat itu pelaku tidak kooperatif.
"Ya dari anak maupun orangtuanya ya awalnya kan gitu, enggak mau cepat gitu kan mengikuti arahan kita gitu, setelah dibujuk dan mulai banyak warga pelaku menuruti kita," jelas Suripno.
Ia juga belum memastikan motif pelaku melakukan teror pembakaran terhadap spanduk warung di Matraman.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




