AS Usulkan Resolusi PBB soal Selat Hormuz, Iran Marah!

detik.com
14 jam lalu
Cover Berita
Teheran -

Pemerintah Iran mengecam keras upaya terbaru Amerika Serikat (AS) untuk meloloskan draf resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengenai Selat Hormuz. Teheran menyebut draf usulan Washington itu sebagai upaya terang-terangan untuk memutarbalikkan fakta dan melindungi para agresor.

Wakil Menteri Luar Negeri Iran untuk Urusan Hukum, Kazem Gharibabadi, seperti dilansir Press TV, Selasa (12/5/2026), mengatakan bahwa AS, bersama dengan beberapa sekutu regionalnya, sekali lagi mencoba untuk "mengubah sudut pandang masalah".

Gharibabadi menilai draf resolusi usulan AS itu berusaha mengubah konsekuensi agresi militer dan pengepungan ilegal menjadi dakwaan terhadap Iran, yang menurutnya, telah menjadi korban ancaman, tekanan dan serangan langsung.

"Kebebasan navigasi adalah prinsip hukum yang dihormati, tetapi tidak dapat ditafsirkan secara selektif, politis, dan terlepas dari Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa," kata Gharibabadi dalam pernyataan via media sosial X pada Senin (11/5) malam.

Baca juga: Trump Pertimbangkan Lanjutkan Serangan Usai Tolak Proposal Iran

Lebih lanjut, Gharibabadi menekankan bahwa inisiatif tulus apa pun terkait keamanan maritim di kawasan, tidak mungkin mengabaikan penggunaan kekerasan berulang kali, pemberlakuan blokade laut, ancaman yang terus berlanjut, dan peran langsung yang dimainkan oleh AS dan Israel dalam menciptakan krisis, sembari berpura-pura bertindak netral atau memiliki kredibilitas hukum.

Diperjelas oleh Gharibabadi bahwa masalah intinya bukanlah soal perlintasan kapal "dalam kevakuman", melainkan pemerintahan negara tertentu yang berupaya membingkai ulang hasil tindakan ilegal mereka dengan bahasa yang disebut "tatanan internasional".

"Pendekatan seperti itu tidak berkontribusi pada de-eskalasi, keamanan maritim, maupun kredibilitas mekanisme multilateral," ucapnya memperingatkan.




(nvc/ita)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
AHY Cs Lapor Prabowo Soal Tanggul Raksasa Pantura, Kapan Dibangun?
• 4 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Pemprov DKI Jakarta Evaluasi Gerakan Pilah Sampah Setiap Dua Pekan untuk Atasi Krisis Sampah Ibu Kota
• 11 jam lalupantau.com
thumb
Gangguan KRL di Serpong Selasa Pagi, Rangkaian Kereta Langsung Ditarik dari Perjalanan
• 19 jam lalukompas.com
thumb
Viral Pencurian Motor Keyless, Pabrikan Sebut Sistem Immobilizer Tetap Aktif
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Media 'Homeless' vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital
• 1 jam lalumediaapakabar.com
Berhasil disimpan.