8 Tambang Emas Terbesar di Indonesia, Grasberg Papua Masih Jadi yang Terbesar

bisnis.com
14 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA - Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan cadangan emas terbesar di dunia. Kekayaan sumber daya mineral tersebut tersebar di berbagai wilayah, mulai dari Papua, Nusa Tenggara, hingga Maluku dan Sulawesi.

Berdasarkan data Pegadaian, Indonesia diperkirakan memproduksi sekitar 48 ton emas per tahun dengan total cadangan mencapai 2.600 ton. Jumlah tersebut setara sekitar 5% dari total cadangan emas dunia.

Potensi besar itu menjadikan industri tambang emas sebagai salah satu sektor strategis nasional yang berkontribusi terhadap ekspor, devisa negara, hingga penyerapan tenaga kerja.

Dari sejumlah tambang yang beroperasi di Tanah Air, Tambang Grasberg di Papua Tengah masih menjadi tambang emas terbesar di Indonesia berdasarkan kapasitas produksi dan cadangan mineralnya.

Selain Grasberg, terdapat sejumlah kawasan tambang emas lain dengan skala produksi besar yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Berikut daftar 10 tambang emas terbesar di Indonesia beserta perusahaan pengelolanya.

Daftar 8 Tambang Emas Terbesar di Indonesia 1. Grasberg, Papua Tengah

Tambang Grasberg menjadi tambang emas terbesar di Indonesia sekaligus salah satu yang terbesar di dunia. Kawasan tambang ini berada di Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Berdasarkan data Mining Visuals, Grasberg menghasilkan sekitar 937 ribu ons emas pada 2025. Selain emas, tambang ini juga dikenal sebagai salah satu penghasil tembaga terbesar global.

Baca Juga

  • 10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar di Dunia
  • Data Terbaru 2026, Jumlah Cadangan Emas di Indonesia
  • Ini 5 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar di Dunia, Ada Indonesia!
2. Deep Mill Level Zone (DMLZ) - Papua

Masih berada dalam kawasan operasi PT Freeport Indonesia, tambang bawah tanah DMLZ memproduksi sekitar 633 ribu ounces emas pada 2023. Tambang ini menjadi salah satu pusat produksi emas terbesar nasional dengan sistem tambang bawah tanah berskala besar.

3. Batu Hijau, Nusa Tenggara Barat

Tambang milik PT Amman Mineral Nusa Tenggara ini menjadi salah satu penghasil emas dan tembaga terbesar di Indonesia. Pada 2025, AMMAN mulai memasuki penambangan Fase 8 Batu Hijau dengan total cadangan mineral mencapai sekitar 460 juta ton, yang diproyeksikan dapat memperpanjang usia operasional tambang hingga 2030.

4. Martabe, Sumatra Utara

Tambang Martabe di Tapanuli Selatan, Sumatra Utara, yang dioperasikan PT Agincourt Resources dikenal sebagai salah satu tambang emas terbesar di Pulau Sumatra. Pada 2023, tambang ini memproduksi sekitar 314 ribu ounces emas serta memproses lebih dari 6 juta ton bijih per tahun. Selain emas, Martabe juga menghasilkan jutaan ounces perak dengan sejumlah pit aktif yang masih memiliki kapasitas produksi tinggi.

5. Toka Tidung, Sulawesi Utara

Tambang milik PT Archi Indonesia Tbk ini menjadi salah satu pusat produksi emas terbesar di Indonesia timur dengan produksi mencapai sekitar 200 ribu ounces emas per tahun. Kawasan tambang yang berlokasi di Sulawesi Utara tersebut memiliki sejumlah pit aktif yang masih beroperasi dan menjadi penopang utama produksi emas perusahaan.

6. Gosowong, Maluku Utara

Tambang emas Gosowong yang berada di Halmahera, Maluku Utara, menjadi salah satu pusat produksi emas terbesar di Indonesia bagian timur. Operasional tambang ini dikelola PT Nusa Halmahera Minerals dengan kepemilikan saham mayoritas oleh Indotan Group sebesar 75% dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) sebesar 25% ini diketahui memiliki cadangan sekitar 6 juta ounces emas serta menjadi salah satu proyek tambang strategis yang menopang produksi emas nasional.

7. Tujuh Bukit, Jawa Timur

Tambang Tujuh Bukit di Banyuwangi, Jawa Timur, yang dikelola PT Bumi Suksesindo (BSI), anak usaha PT Merdeka Copper Gold Tbk, memiliki potensi cadangan emas dan tembaga dalam jumlah besar. Dari total area konsesi sekitar 4.008 hektare, area yang dimanfaatkan untuk kegiatan tambang emas baru mencapai sekitar 992 hektare.

Mengacu pada data PT Merdeka Copper Gold, proyek tambang bawah tanah Tujuh Bukit diproyeksikan mampu menghasilkan lebih dari 110 ribu ton tembaga dan sekitar 350 ribu ounces emas per tahun, dengan estimasi umur tambang melampaui 30 tahun.

8. Pani Gold Project, Gorontalo

Pani Gold Project di Gorontalo menjadi salah satu proyek tambang emas terbesar yang tengah dikembangkan di Indonesia. Proyek milik PT Merdeka Gold Resources ini diperkirakan memiliki sumber daya lebih dari 7 juta ounces emas dan digadang-gadang menjadi salah satu proyek tambang emas primer terbesar di Tanah Air dengan potensi produksi berskala besar pada masa mendatang.

Keberadaan tambang emas berskala besar tersebut menunjukkan Indonesia masih menjadi salah satu negara dengan potensi mineral terbesar di dunia. Selain menopang ekspor dan industri pertambangan nasional, sejumlah proyek tambang baru juga diproyeksikan akan memperkuat produksi emas Indonesia dalam beberapa tahun mendatang.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Maling Mangga Tewas di Bontang Viral, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan
• 21 jam lalurctiplus.com
thumb
Upbit Indonesia Perkuat Literasi Blockchain Lewat Web3 Education Center, Apa Itu?
• 20 jam lalumedcom.id
thumb
SUSECON 2026 Tawarkan Sederet Inovasi Solusi Open Source bagi Perusahaan
• 10 jam laluviva.co.id
thumb
Heboh Lowongan Kerja untuk Menggantikan Pelaku Kejahatan Anak Konglomerat
• 10 jam lalucumicumi.com
thumb
Utang Indonesia Hampir Rp10 Ribu Triliun, Purbaya Klaim Masih Aman
• 22 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.