Grid.ID - Kabar bahagia datang dari pasangan Debi Sagita dan Marco Ivanos. Setelah menikah pada Juni 2024, Debi kini akhirnya mengumumkan kehamilan anak pertama mereka.
Di balik kabar bahagia tersebut, Debi ternyata memiliki perjalanan panjang yang penuh kesabaran. Ia mengaku dirinya dan Marco memilih menjalani semuanya secara alami tanpa tekanan program hamil yang berlebihan.
“Just letting things flow naturally, no pressure at all,” ungkap Debi Sagita melalui Instagram Storynya, Selasa (12/5/2026).
Meski begitu, Debi tetap berusaha menjaga pola hidup sehat sebagai bentuk ikhtiar. Ia rutin berolahraga hingga lima kali seminggu dan menjaga pola makan sejak bertahun-tahun lalu.
Debi mengaku lebih memprioritaskan asupan protein dan membatasi gula, tepung, hingga minyak berlebih. Namun ia tetap memberi ruang untuk menikmati hidup saat liburan agar tidak merasa tertekan.
“Intinya dulu aku selalu berpikir kalau dengan cara itu sama dengan aku lagi ikhtiar,” jelas Debi.
Perempuan tersebut juga mengaku sempat beberapa kali mengalami hasil testpack negatif. Meski kecewa, Debi berusaha mengelola ekspektasi agar tidak terlalu larut dalam kesedihan.
“Pernah beberapa kali testpack terus hasilnya negatif,” katanya.
Beruntung, sang suami disebut tak pernah memberikan tekanan soal kehamilan. Debi dan Marco memilih pasrah sambil terus berdoa menunggu waktu terbaik dari Tuhan.
“Marco pun gak pernah ngebuat aku merasa pressure,” ujarnya.
Momen tak terduga itu akhirnya datang setelah Debi menjalani latihan olahraga Hyrox. Ia mulai merasa tubuhnya berbeda dan perut bagian bawah terasa tidak biasa.
“Ternyata check flo (aplikasi menstruasi tracker) udah telat seminggu,” cerita Debi.
Karena penasaran, Debi akhirnya mencoba melakukan testpack lagi di rumah. Ia tak menyangka hasilnya kali ini justru menunjukkan dua garis.
“Coba testpack deh, eh ternyata garis dua masyaallah,” ungkapnya haru.
Dalam unggahannya, Debi dan Marco juga punya panggilan khusus untuk calon buah hati mereka, yakni “Bunby”. Nama tersebut ternyata memiliki arti sederhana namun menggemaskan.
“Artinya itu buncit baby,” kata Debi sambil tertawa.
Debi juga sempat menjelaskan soal kondisi retroverted uterus atau retro yang dimilikinya. Kondisi tersebut merupakan posisi rahim yang miring ke belakang ke arah tulang ekor atau anus, bukan ke depan seperti posisi rahim pada umumnya.
Meski memiliki kondisi retro, Debi tetap bisa menjalani kehamilan dengan baik. Ia juga menegaskan gaya hidup sehat yang dijalaninya bukan sesuatu yang instan.
“Aku udah jalanin lifestyle itu 8-10 tahun dan terus berproses,” jelasnya.
Di awal perjalanan hidup sehat, Debi mengaku sempat terlalu fokus pada olahraga kardio seperti zumba hingga muay thai. Ia bahkan pernah menjalani diet ekstrem yang membuat berat badannya naik turun.
Kini, Debi memilih pola hidup yang lebih seimbang dan realistis. Ia menggabungkan weight lifting dan cardio agar tubuh memiliki massa otot yang baik untuk metabolisme.
“Goals-nya adalah gimana caranya bisa sustain dan jadi part of lifestyle,” tutup Debi Sagita.(*)
Artikel Asli




