Kemenhaj sebut angka kematian jamaah turun signifikan

antaranews.com
8 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak menyebut peserta haji yang wafat di tanah suci hingga masa operasional keberangkatan hari ke-22 mengalami penurunan signifikan dibandingkan periode yang sama pada musim haji tahun lalu.

“Pada tanggal yang sama tahun lalu itu jumlah yang wafat 46 sampai 48 orang. Nah tahun ini turun drastis, pada tanggal yang sama ini 24 orang,” kata Dahnil di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta, Selasa.

Dahnil mengatakan penurunan angka kematian jamaah tidak terlepas dari pengetatan pemeriksaan kesehatan atau istithaah kesehatan bagi jamaah calon haji sebelum keberangkatan.

Meski demikian, ia menegaskan pemerintah tidak ingin menjadikan angka tersebut sekadar statistik dan tetap berupaya menekan jumlah kematian jamaah selama pelaksanaan ibadah haji.

“(Penurunan) ini akibat dari memang kita sangat ketat terkait dengan istithaah. Dan saya juga dengan Pak Menteri berulang kali menyampaikan harus lebih ketat. Bukan berarti ini angka statistik ya, kami tidak ingin ada yang bertambah,” ujar Dahnil.

Baca juga: Wamenhaj tinjau Asrama Haji Pondok Gede, pastikan layanan haji lancar

Berdasarkan data yang diterimanya, mayoritas peserta haji yang wafat justru bukan kelompok lanjut usia, melainkan jamaah berusia 40 hingga 50 tahun yang merasa dalam kondisi sehat sehingga terlalu memforsir aktivitas ibadah.

“Yang wafat itu justru orang-orang yang berusia 50-40. Kenapa? Karena rata-rata beliau-beliau ini merasa sehat, kemudian memforsir kegiatan ibadah. Tanpa sadar kemudian akhirnya mereka tenaganya berkurang, penyakit kemudian muncul, kecapekan akhirnya ada yang wafat,” ujar Dahnil.

Di sisi lain, Pemerintah Arab Saudi juga berkomitmen menekan angka kematian jamaah calon haji di Tanah Suci melalui peningkatan pelayanan dan pengawasan kesehatan.

Ia berharap jumlah jamaah wafat tahun ini dapat ditekan jauh di bawah angka musim haji sebelumnya yang mencapai sekitar 460 orang.

“Tahun lalu kan 460-an orang yang wafat, tahun ini mudah-mudahan tidak sampai ratusan lah. Kita berharap tentu berdoa semuanya sehat,” katanya.

Dahnil mengatakan peningkatan kualitas pelayanan jamaah juga menjadi faktor penting dalam menjaga kondisi kesehatan jamaah selama berada di Tanah Suci.

Menjelang puncak pelaksanaan ibadah haji, ia mengimbau jamaah agar menjaga kondisi fisik dan tidak memaksakan diri melakukan aktivitas ibadah berlebihan.

“Untuk jamaah kita berharap fokus persiapan puncak haji, istirahat yang cukup,” katanya.



Baca juga: Saat padat, JCH diminta tak paksakan diri ke Masjidil Haram


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Konflik Selat Hormuz, Krisis Pasar Minyak Diramal Berlanjut hingga 2027
• 19 jam lalubisnis.com
thumb
[FULL] Ahli Global Health Security Griffith University Ungkap Penularan dan Level Bahaya Hantavirus
• 6 jam lalukompas.tv
thumb
KPK Publikasi LHKPN Prabowo, Sebegini Angkanya
• 9 jam lalujpnn.com
thumb
Pemprov DKI Jakarta Evaluasi Gerakan Pilah Sampah Setiap Dua Pekan untuk Atasi Krisis Sampah Ibu Kota
• 10 jam lalupantau.com
thumb
Prabowo Bertemu Bos Rosatom, Bahas Kerja Sama Nuklir RI-Rusia
• 8 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.