Mengapa Anak Muda Sekarang Cepat Terlihat Tua? Pakar Anti Aging Spill Penyebabnya, Ternyata karena Kebiasaan Ini!

grid.id
8 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Pakar anti-aging, dr. Ellyana, menyoroti fenomena anak muda yang dinilai lebih cepat terlihat tua dibanding generasi sebelumnya. Hal itu ia ungkap saat hadir dalam podcast Daging Talk bersama Atta Halilintar dan Syahnaz Sadiqah.

Dalam perbincangan tersebut, Atta Halilintar awalnya menanyakan soal pengaruh konsumsi gula terhadap penuaan kulit. Ellyana pun membenarkan bahwa gula menjadi salah satu faktor utama yang mempercepat kerusakan sel.

“Kalau banyak makan gula, hormon insulin meningkat, menyebabkan inflamasi, jerawat, dan merusak kolagen,” ujar Ellyana dikutip Grid.ID melalui Podcast Daging Talk, Senin (11/5/2026).

Tak hanya soal gula, Ellyana juga menyinggung kebiasaan anak muda masa kini yang terlalu mengikuti tren skincare tanpa memahami kebutuhan kulit mereka sendiri. Menurutnya, fenomena FOMO skincare justru bisa merusak kesehatan kulit sejak usia muda.

“Banyak anak sekarang yang FOMO gonta-ganti skincare tanpa tahu jenis kulitnya,” katanya.

Ia menilai banyak remaja menggunakan produk yang sebenarnya belum diperlukan di usia mereka. Salah satu yang paling sering digunakan secara berlebihan adalah retinol.

“Banyak anak SMA sudah pakai retinol, padahal fungsinya untuk peremajaan kulit yang sudah menua,” lanjutnya.

Menurut Ellyana, penggunaan skincare aktif yang terlalu dini dapat membuat skin barrier menjadi rusak. Kondisi itu kemudian memicu kulit menjadi lebih sensitif dan rentan mengalami masalah.

“Kalau kulit remaja dieksfoliasi terus, skin barrier-nya rusak,” jelasnya.

Selain perawatan dari luar, Ellyana menekankan pentingnya menjaga pola hidup sehat untuk memperlambat tanda penuaan. Ia menyebut stres hingga kurang tidur juga sangat berpengaruh terhadap kondisi kulit.

“Tidur cukup, olahraga, makan buah dan sayur, serta manajemen stres itu penting untuk awet muda,” tuturnya.

Di akhir perbincangan, Ellyana mengingatkan bahwa perawatan kulit tidak harus selalu mahal. Ia menilai konsistensi menjaga kesehatan tubuh dari dalam jauh lebih penting dibanding sekadar mengikuti tren skincare di media sosial.(*)

 

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Top 3 News: Penampakan Gudang Penadah 1.494 Motor Hasil Kejahatan, Siap Kirim ke Luar Negeri
• 19 jam laluliputan6.com
thumb
Sepeda Statis hingga Fisioterapi, Cara Lansia Menjaga Tubuh Tetap Prima
• 6 jam laluviva.co.id
thumb
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp 17.529 per USD, BI Ungkap Penyebabnya
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Kritik Publik Menggema, MPR RI Akan Benahi Mekanisme Penilaian LCC Empat Pilar 2026
• 11 jam laludisway.id
thumb
Alasan Pemkab Kuningan Borong iPhone Ratusan Juta di Tengah Efiesiensi Anggaran
• 18 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.