TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Selatan memutus aliran listrik pada tiang penerangan jalan umum (PJU) di Kampung Koceak, Muncul, Tangerang Selatan, setelah seorang bocah berinisial RD (13) tewas tersetrum.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Selatan, Ayep Jajat Sudraja, mengatakan, pihaknya memutuskan aliran listrik untuk mengamankan area dan melakukan pengecekan.
“Tim teknis kami telah ke lokasi untuk melakukan pemutusan aliran listrik dan perbaikan pada titik tersebut,” ujar Ayep saat dihubungi via WhatsApp, Selasa (12/5/2026).
Baca juga: Bocah 13 Tahun Tewas Tersetrum Tiang Lampu di Tangsel saat Kejar Layangan
Kini, lokasi tempat kejadian telah dinyatakan aman setelah aliran listrik diputus.
Meskipun begitu, pihaknya tetap akan mencari tahu penyebab kebocoran arus listrik pada tiang PJU tersebut.
“Kami tengah melakukan pengecekan untuk mencari penyebab pasti terjadinya arus bocor pada tiang PJU tersebut, apakah disebabkan faktor cuaca ekstrem, usia kabel, atau kerusakan teknis lainnya,” jelas dia.
Peristiwa tersebut menjadi bahan evaluasi bagi Dishub Tangsel dalam pemeliharaan infrastruktur penerangan jalan.
Petugas akan memperkuat pengawasan dan pemeriksaan rutin terhadap kondisi PJU yang ada di Tangsel.
"Sebelumnya fokus kita adalah percepatan pembangunan PJU, maka fokus berikutnya pada pemeliharaan dan pengecekan berkala," kata dia.
Selain itu, Dishub Tangsel meminta warga melaporkan apabila menemukan tiang PJU miring, kabel terkelupas, atau kondisi lain yang berpotensi membahayakan.
Baca juga: Kronologi Bocah Tewas Tersetrum Tiang Lampu di Tangsel, Temannya Ikut Kesetrum
Diketahui, RD tewas setelah tersetrum tiang lampu penerangan jalan saat mengejar layangan.
Kapolsek Cisauk AKP Dhady Arsya mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.17 WIB ketika korban sedang bermain layangan bersama teman-temannya.
Saat kejadian, teman korban bernama Ipan, yang berada di lokasi, sempat berusaha menolong.
Namun, ia juga ikut tersetrum ketika memegang tubuh korban.