Liputan6.com, Jakarta - Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar atau Cak Imin meyakini target kemiskinan ekstrem di Indonesia sebesar 0 persen pada tahun 2026 dapat tercapai. Pemerintah juga menargetkan angka kemiskinan sebesar 5 persen pada tahun 2029.
"Target kemiskinan ektrem 0,99 persen dan tahun ini maksimal 0,38 atau akhir tahun 0 persen kemiskinan ektrem. Sementara, Alhamdulillah (kemiskinan ekstrem) 2025 ada di angka 0,78 persen," kata Cak Imin usai rapat bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (12/5/2026).
Advertisement
"Kita optimis dan yakin kemiskinan ektrem 2026 0 persen. Kemiskinan 5 persen di 2029," sambungnya.
Dia menyampaikan angka kemiskinan terus mengalami penurunan sejak tahun 2024. Cak Imin menuturkan tingkat kemiskinan saat ini berada di angka 7,36 persen dan ditargetkan turun 5 persen pada tahun 2026.
"Saya sampaikan datanya sudapaya lebih akurat. kemiskinan kita di 2024 8,57 persen. Tahun 2025 turun menjadi 8,25 persen dan hari ini kita terus kejar sampai di angka 7,36 persen tahun 2026," jelasnya.
Cak Imin menyampaikan Presiden Prabowo Subianto akan mengumumkan sejumlah kebijakan khusus untuk menurunkan angka kemiskinan nasional. Menurut dia, pemerintah telah menetapkan 88 kabupaten/kota menjadi prioritas pengentasan kemiskinan untuk menekan kemiskinan esktrem.
"Dalam hal ini ada 88 kabupaten/kota yang akan menjadi prioritas pengentasan kemiskinan supaya kabu/kota ini segera menjadi konsentrasi kementerian kementerian dan lembaga agar kemiskinan ekstrem 0 persen 2026 bisa terwujud," tutur Cak Imin.




