KPK Dalami Pengaturan Proyek di Rejang Lebong

metrotvnews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami pengaturan proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu. Pendalaman melalui pemeriksaan petinggi partai BD.

BD diperiksa KPK pada Selasa, 12 Mei 2026, sebagai saksi kasus dugaan suap yang menjerat Muhammad Fikri Thobari saat menjabat Bupati Rejang Lebong.

“Dalam pemeriksaan hari ini, penyidik meminta keterangan dan konfirmasi kepada saksi berkaitan dengan pengaturan proyek-proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong,” ujar juru bicara KPK Budi Prasetyo, dikutip dari Antara, Rabu, 13 Mei 2026.
 

Baca Juga :

KPK Ingatkan Kepala Daerah Jangan Beri THR dan Hibah ke Instansi Vertikal
Selain itu, Budi mengatakan KPK menggali pengetahuan saksi BD mengenai dugaan penerimaan uang yang diterima oleh Fikri Thobari. Pada 9 Maret 2026, KPK menangkap Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari, Wakil Bupati Rejang Lebong Hendri dan 11 orang lainnya dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan suap proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu.

Pada 10 Maret 2026, KPK membawa Bupati dan Wakil Bupati Rejang Lebong bersama tujuh orang lainnya ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan intensif.


Jubir KPK Budi Prasetyo. Foto: Antara

Pada hari yang sama, KPK mengumumkan Muhammad Fikri Thobari sebagai salah satu dari lima tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi berupa suap.

KPK pada 11 Maret 2026 mengumumkan identitas para tersangka, yakni MFT, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman Rejang Lebong HEP, IRS dari PT SMS, EDM dari CV MU, serta YK dari CV AA.

Kelima tersangka tersebut diduga terlibat suap terkait ijon proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, tahun anggaran 2025–2026.

KPK menduga MFT meminta uang imbalan proyek sekitar 10–15 persen kepada tiga swasta tersebut. Uang tersebut diduga akan digunakan untuk kepentingan tertentu, termasuk rencana pembagian tunjangan hari raya (THR).


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Koperasi BME Blora Mulai Kirim 15 Ribu Liter Minyak Mentah Sumur Rakyat ke Pertamina
• 10 jam lalupantau.com
thumb
Arsari Tambang Bakal Bangun Pusat Riset Timah & REE di Bangka
• 13 jam lalujpnn.com
thumb
Gandeng Sekolah, Melinda Aksa Dorong Siswa Jadi Agen Edukasi Lingkungan
• 10 jam laluharianfajar
thumb
Peristiwa 12 Mei: 28 Tahun Tragedi Trisakti
• 23 jam laluokezone.com
thumb
Aramco Wanti-Wanti Krisis Pasokan BBM Dunia, Pemulihan Pasar Energi Bisa Molor hingga 2027
• 7 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.