CSI Proyeksi Logistik Kimia Cair Tumbuh, Permintaan Meningkat

bisnis.com
4 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Direktur PT Chandra Shipping International (CSI) Lingga Widastri menilai prospek industri logistik kimia cair di Indonesia masih terbuka lebar seiring berkembangnya industri petrokimia dan hilirisasi nasional.

Menurutnya, kebutuhan distribusi kimia cair diperkirakan terus meningkat, terutama dengan bertambahnya kapasitas produksi sejumlah industri petrokimia dan industri berbasis mineral di dalam negeri.

Dia menambahkan, kebutuhan kimia cair juga berasal dari industri kaustik soda hingga smelter nikel di Sulawesi dan Kalimantan yang membutuhkan pasokan bahan kimia untuk proses produksi.

“Jadi, harusnya industri kimia cair atau tanker ke depannya makin bagus potensinya,” ujar Lingga kepada Bisnis, Selasa (12/5/2026).

Kendati demikian, Lingga mengakui tantangan utama bisnis logistik tanker kimia cair terletak pada optimalisasi utilitas kapal agar operasional tetap efisien. Menurutnya, perusahaan harus cermat dalam menentukan rute pelayaran, efisiensi pengisian bahan bakar, hingga menjaga kesinambungan pasokan kargo agar kapal dapat beroperasi optimal.

Selain itu, kesinambungan muatan dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga utilisasi armada. Dengan pasokan dan pengiriman kargo yang berjalan lancar, tingkat efisiensi operasional kapal dapat dipertahankan.

Baca Juga

  • Kemenperin Pastikan Stok Bahan Baku Petrokimia Sudah Aman
  • Inaplas Pastikan Tak Ada Gelombang PHK Industri Petrokimia dan Plastik
  • Kisi-Kisi Disrupsi Industri Petrokimia Global dari Seretnya Pasokan Minyak

Lingga mengatakan saat ini pemain tanker kimia cair di Indonesia sebagian besar merupakan perusahaan yang telah lama beroperasi. Karena itu, CSI masih membutuhkan waktu untuk memperbesar pangsa pasar di sektor logistik tanker domestik.

“Pemain-pemain tanker lainnya sudah lama established di Indonesia. Mudah-mudahan kita bisa mendekati mereka, tapi kita tahu butuh waktu untuk ke sana,” katanya.

Dari sisi permintaan, dia menilai potensi pertumbuhan masih cukup besar apabila utilisasi pabrik petrokimia nasional kembali meningkat. Saat ini, menurutnya, sejumlah pabrik kimia masih belum beroperasi penuh akibat kondisi ekonomi.

Akan tetapi, apabila utilisasi industri seperti Chandra Asri, Lotte Chemical Indonesia, dan produsen lainnya mencapai kapasitas optimal, maka permintaan distribusi kargo domestik diperkirakan meningkat signifikan.

Lingga juga menilai pemerintah telah memberikan dukungan terhadap industri pelayaran nasional melalui penerapan asas cabotage yang mewajibkan pengangkutan kargo domestik menggunakan kapal berbendera Indonesia.

Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi salah satu faktor yang mendorong penggunaan armada domestik untuk distribusi logistik dalam negeri. “Dari sisi regulasi cukup mendukung untuk memproteksi maritim Indonesia,” katanya.

Meski demikian, dia menilai masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu dibenahi pemerintah, terutama terkait perpajakan, pembiayaan, sertifikasi awak kapal, serta penguatan industri galangan kapal nasional. Lingga juga menyebut, kemampuan galangan kapal domestik untuk pembangunan maupun pemeliharaan kapal tanker berskala internasional masih terbatas.

“Galangan kapal kita harus mampu setidaknya melakukan pemeliharaan yang berskala internasional untuk kapal-kapal tanker,” ujarnya.

Diketahui, kapal logistik kimia cair milik PT Chandra Daya Investasi Tbk. melalui anak usahanya, PT Chandra Shipping International (CSI), MT Novah, akhirnya bersandar di dermaga PT Chandra Pelabuhan Nusantara (CPN), Selasa (12/5/2026). Kapal tersebut hadir sebagai langkah strategis perusahaan dalam memperkuat konektivitas logistik dan rantai pasok industri, baik domestik maupun regional.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Terungkap! 7 Alasan yang Bikin Hyundai Hillstate Ngebet Rekrut Megawati Hangestri
• 16 jam laluviva.co.id
thumb
KPK Umumkan Kekayaan Prabowo 2025 Mencapai Rp 2,066 T
• 14 jam lalujpnn.com
thumb
Fans Khawatir Lihat Ken Chu Berkali-kali Dipukul di Acara TV Tiongkok
• 22 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Presiden Prabowo Terima Laporan Strategis Kemensos soal Bansos dan Sekolah Rakyat
• 8 jam lalupantau.com
thumb
Oditur Militer Sambangi RSCM, Jenguk Andrie Yunus?
• 20 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.