Ringkasan Berita:
- Kecelakaan beruntun di Tulungagung menewaskan pengendara motor Suzuki Satria FU.
- Insiden melibatkan truk Mitsubishi serta dua sepeda motor di Desa Pucunglor, Ngantru.
- Kecelakaan diduga terjadi saat sopir truk menyalip tanpa memperhatikan kendaraan dari lawan arah.
- Polisi mengamankan seluruh kendaraan dan mengimbau pengemudi lebih berhati-hati saat mendahului.
Tulungagung (beritajatim.com) – Seorang pengendara motor bernama Imam Kanapi (45), warga Kecamatan Sumbergempol, tewas setelah terlibat kecelakaan beruntun di Desa Pucunglor, Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung, Selasa (12/5/2026) malam.
Korban meninggal dunia setelah sepeda motor Suzuki Satria FU yang dikendarainya tertabrak truk Mitsubishi yang diduga sedang berusaha menyalip kendaraan di depannya.
Kasat Lantas Polres Tulungagung, AKP M Taufik Nabila, mengatakan kecelakaan terjadi sekitar pukul 21.45 WIB dan melibatkan tiga kendaraan.
“Korban meninggal dunia merupakan pengendara motor Satria FU bernopol AG 6603 RAA,” ujarnya, Rabu (13/5/2026).
Tiga kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut yakni truk Mitsubishi bernopol AG 8613 PD, sepeda motor Suzuki Satria FU bernopol AG 6603 RAA, serta Honda PCX bernopol AG 6929 RCR.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kecelakaan bermula saat truk melaju dari arah selatan ke utara.
Pada saat bersamaan, korban yang mengendarai Suzuki Satria FU melaju dari arah berlawanan.
Diduga sopir truk kurang berhati-hati saat menyalip kendaraan di depannya dan tidak mengutamakan kendaraan dari arah berlawanan sehingga tabrakan tak dapat dihindari.
Benturan keras menyebabkan korban terpental ke badan jalan, sementara sepeda motornya tergeletak di tengah jalan.
Tak lama kemudian, sepeda motor Honda PCX yang melaju di belakang tidak sempat menghindar dan menabrak motor korban yang berada di tengah jalan.
“Sepeda motor korban usai kecelakan tergeletak di tengah jalan dan ditabrak motor lain yang tidak sempat menghindar,” tuturnya.
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera mengevakuasi korban ke RSUD dr. Iskak Tulungagung.
Namun nyawa korban tidak tertolong akibat luka parah yang dideritanya.
Seluruh kendaraan yang terlibat telah diamankan sebagai barang bukti guna mendukung proses penyelidikan lebih lanjut.
AKP Taufik mengingatkan seluruh pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan besar, agar lebih berhati-hati saat hendak mendahului kendaraan lain.
“Kami mengimbau, terutama pengemudi kendaraan besar, untuk memastikan ruang gerak aman dan memperhatikan arus dari arah berlawanan sebelum menyalip. Kelalaian dapat memicu kecelakaan beruntun yang berakibat fatal,” pungkasnya. [nm/beq]




