HARIAN FAJAR, MAKASSAR — DPD Real Estate Indonesia (REI) Sulsel kembali memperkuat kerja sama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI).
Terbaru, Perjanjian Kerja Sama (PKS) massal bersama 15 anggota DPD REI Sulsel ini guna memperkuat pembangunan dan pembiayaan sektor perumahan subsidi maupun komersial di daerah.
Sebelumnya, REI Sulsel telah menggandeng BRI dalam kerja sama memperkuat pembangunan dan pembiayaan sektor perumahan.
Saat ini juga sedang berproses adendum kontrak antara Anggota REI Sulsel dan BRI.
PKS massal ini dihadiri jajaran pengembang anggota DPD REI Sulsel serta pihak perbankan yang dilaksanakan di Kantor BRI Jalan Ahmad Yani Makassar pada Rabu, 13 Mei.
Sekretaris DPD REI Sulsel Khoiruman mengatakan kerja sama tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung percepatan penyediaan hunian bagi masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara sektor perbankan dan pengembang properti.
Menurutnya, setiap pembangunan perumahan yang menggunakan fasilitas pembiayaan kredit pemilikan rumah (KPR), baik subsidi maupun komersial, membutuhkan adanya PKS antara developer dan pihak bank guna memudahkan aspek teknis pelaksanaan pembiayaan.
“PKS ini menjadi dasar kerja sama teknis antara developer dan perbankan, sehingga proses pembangunan hingga pembiayaan KPR dapat berjalan lebih efektif dan terukur,” ujarnya pada Rabu, 13 Mei.
Selain itu, kerja sama tersebut dinilai strategis dalam mendukung target pemerintah melalui program pembangunan 3 juta rumah yang saat ini menjadi salah satu prioritas nasional di sektor perumahan.
Khoiruman mengungkapkan bahwa kerja sama ini diharapkan mampu mendorong peningkatan penyaluran KPR di Sulsel di tengah kebutuhan rumah masyarakat yang terus meningkat.
Selain memperkuat akses pembiayaan, kolaborasi itu juga dinilai dapat mempercepat realisasi proyek perumahan yang sedang dikembangkan anggota REI Sulsel.
Khoiruman menuturkan bahwa sektor properti sendiri masih menjadi salah satu penggerak ekonomi daerah karena memiliki efek berganda terhadap industri lainnya.
“Mulai dari bahan bangunan, tenaga kerja konstruksi, hingga sektor jasa keuangan,” tuturnya.
Khoiruman menuturkan bahwa melalui PKS massal tersebut, REI Sulsel dan BRI optimis dengan sinergi pembiayaan perumahan dapat semakin diperluas untuk mendukung program penyediaan hunian layak bagi masyarakat serta menjaga pertumbuhan sektor properti di Sulsel. (ams)





