REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden RI menerima kunjungan Direktur Jenderal Rosatom Alexey Likhachev di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Selasa (12/5/2026). Pertemuan itu merupakan rangkaian kunjungan kerja Likhachev ke Republik Indonesia.
Dalam siaran pers Kedubes Rusia di Jakarta, Rabu (13/5/2026), kedua pihak membahas bidang-bidang kerja sama kedua negara yang menjanjikan dalam penggunaan energi nuklir untuk tujuan damai. Termasuk, pengembangan proyek pembangkit listrik tenaga nuklir, infrastruktur nuklir, pelatihan spesialis, dan penggunaan teknologi nuklir di luar sektor energi.
Baca Juga
Presiden RI Bagikan Ponsel ke Semua KK di Pulau Miangas
Di Gorontalo, Presiden Ingin Kembangkan The Blue Ocean Economy
Presiden RI Bertolak ke Cebu, Filipina Hadiri KTT Ke-48 ASEAN
"Bagi kami, sangat penting bahwa dialog antara Rusia dan Indonesia di bidang nuklir berkembang dalam suasana saling percaya dan saling menghormati. Saat ini, Indonesia telah menetapkan target yang ambisius dalam pengembangan energi nuklir," kata Likhachev.
Menurut dia, diskusi dengan Presiden Prabowo Subianto, tidak hanya mencakup teknologi, tetapi juga pembentukan kemitraan jangka panjang. "Yang berfokus pada pengembangan industri baru untuk negara, pelatihan spesialis nasional, munculnya kompetensi baru, dan penguatan kedaulatan teknologi Indonesia," ucap Likhachev.