JAKARTA, KOMPAS.com - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta memberlakukan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan selama pengerjaan pembangunan flyover Latumeten, Jakarta Barat.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Ujang Harmawan mengatakan, rekayasa lalu lintas dilakukan untuk menunjang pekerjaan erection girder pembangunan flyover yang berlangsung bertahap mulai Mei hingga Juni 2026.
“Sehubungan dengan Pekerjaan Erection Girder Pembangunan Flyover (FO) Latumeten Kota Administrasi Jakarta Barat, Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta melakukan rekayasa lalu lintas,” kata Ujang di Jakarta, Rabu (13/5/2026), dikutip dari Antara.
Menurut dia, pekerjaan pembangunan flyover dilakukan secara bertahap sehingga pengaturan lalu lintas juga menyesuaikan tahapan pekerjaan di lapangan.
Baca juga: Maraknya Begal dan Curanmor di Jakbar, Pelaku Tak Segan Acungkan Pistol dan Celurit
Pengerjaan Dilakukan Malam hingga Dini HariBerdasarkan pengumuman resmi Dishub DKI Jakarta, pekerjaan pembangunan flyover dilakukan mulai Mei hingga Juni 2026 pada pukul 22.00 WIB hingga 04.00 WIB.
Tahap pertama berupa pekerjaan pengiriman dan penurunan girder PC-U di sisi barat Jalan Prof. Dr. Latumeten pada 7–11 Mei 2026.
Selanjutnya, pekerjaan dilakukan di sisi timur Jalan Dr. Makaliwe Raya pada 14–18 Mei 2026.
Sementara itu, pekerjaan erection girder PC-U di sisi barat Jalan Prof. Dr. Latumeten dijadwalkan berlangsung pada 18–26 Mei 2026.
Adapun pekerjaan di sisi timur Jalan Dr. Makaliwe Raya berlangsung pada 29 Mei hingga 5 Juni 2026.
Sebuah kiriman dibagikan oleh Dinas Perhubungan DKI Jakarta (@dishubdkijakarta)
Baca juga: Ulah Pemotor Lawan Arus, Ring Road Cengkareng Jadi Semrawut
Kendaraan Besar DialihkanSelama pekerjaan berlangsung, Dishub DKI menerapkan pengalihan arus di sejumlah titik.
Untuk sisi barat, kendaraan besar dari arah selatan, timur, maupun barat menuju utara dialihkan melalui Jalan Daan Mogot dan Jalan Pangeran Tubagus Angke.
Sedangkan kendaraan kecil dapat melintas melalui Jalan Hadiah, Jalan Hadiah 1, Jalan Hadiah 2, hingga Jalan Prof. Dr. Latumeten Barat 3.
Alternatif lainnya yakni melalui Jalan Dr. Susilo I, Jalan Dr. Muwardi I, Jalan Dr. Muwardi II, Jalan Dr. Muwardi, hingga Jalan Semeru.
Sementara itu, arus lalu lintas dari arah utara menuju selatan masih dapat melintas seperti biasa.
Baca juga: Fotokopi e-KTP Masih Boleh atau Tidak? Ini Penjelasan Dukcapil
Pengalihan di Sisi Timur JalanDi sisi timur, kendaraan besar dari arah utara menuju selatan dialihkan untuk putar balik sebelum Season City menuju Jalan Prof. Dr. Latumeten, Jalan Pangeran Tubagus Angke, hingga Jalan Daan Mogot.
Adapun kendaraan kecil diarahkan melalui Jalan Semeru, Jalan Dr. Muwardi, Jalan Dr. Susilo I, dan seterusnya. Pengendara juga dapat melalui Jalan Dr. Semeru I.
Dishub DKI mengimbau pengguna jalan menyesuaikan pengaturan lalu lintas yang telah ditetapkan, mematuhi rambu-rambu serta arahan petugas di lapangan.
Selain itu, masyarakat diminta tetap mengutamakan keselamatan selama melintas di area pekerjaan pembangunan flyover tersebut.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




