Pantau - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang, Banten, mengerahkan sekitar 100 petugas kesehatan hewan untuk mengawasi dan memonitor lapak penjualan hewan kurban menjelang Idul Adha 1447 Hijriah atau 2026 Masehi.
Kepala Bidang Pengendalian Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner DPKP Kabupaten Tangerang Joko Ismadi mengatakan petugas yang diterjunkan berasal dari tenaga kesehatan hewan dan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL).
"Estimasi hampir 100 petugas kita akan kerahkan untuk pengecekan dan pemeriksaan hewan kurban tahun ini," kata Joko di Tangerang, Rabu.
Ia menjelaskan dari total 66 petugas Dinas Pertanian yang diterjunkan, delapan orang di antaranya merupakan dokter hewan.
"Jadi kalau dari Dinas Pertanian, kita ada 66 petugas. Kemudian dari 66 itu delapan di antaranya dokter hewan. Selain itu, kita juga dibantu dari Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) ada kurang lebih 30 petugas," ungkapnya.
Pemeriksaan Dilakukan di Ratusan Lapak KurbanJoko mengatakan petugas akan melakukan pemeriksaan administrasi dan fisik terhadap hewan kurban secara langsung di lapak penjualan.
Langkah itu dilakukan untuk memastikan hewan yang dijual layak disembelih dan aman dikonsumsi masyarakat.
"Jadi kita tanggal 18 Mei nanti kita ada pelepasan oleh Pak Bupati Tangerang dibarengi dengan acara apel. Kemudian nanti kita lanjut dengan pembekalannya selama satu hari. Kita mulai pemeriksaan di tanggal 19-sampai 29 Maret 2026," terangnya.
DPKP Kabupaten Tangerang memperkirakan kebutuhan hewan kurban pada tahun ini mencapai 35 ribu ekor atau meningkat dibanding tahun sebelumnya sebanyak 32.936 ekor.
Kebutuhan Hewan Kurban Diprediksi NaikBerdasarkan data 2025, ketersediaan hewan kurban di Kabupaten Tangerang terdiri dari 8.367 ekor sapi, 66 ekor kerbau, 4.410 ekor kambing, dan 20.093 ekor domba.
"Kalau dari data tahun 2025 ketersediaan hewan kurban itu sekitar 32.000 ekor. Ketersediaan puluhan ribu ekor hewan kurban tersebut berasal dari 635 lapak pedagang hewan," ujar Joko.
Ia menyebut peningkatan kebutuhan hewan kurban tahun ini dipicu bertambahnya jumlah lapak pedagang.
"Estimasi nambah sekitar 10 persen persediaan hewan kurban di tahun ini, soalnya ada beberapa tambahan lapak pedagang," katanya.




