Australia Kerahkan Pesawat Pengintai untuk Misi Keamanan di Selat Hormuz

detik.com
2 jam lalu
Cover Berita
Canberra -

Australia akan mengerahkan sebuah pesawat pengintai berteknologi tinggi untuk mendukung upaya internasional dalam menjaga jalur pelayaran tetap terbuka di Selat Hormuz, yang terdampak perang antara Amerika Serikat (AS) dan Israel melawan Iran.

Canberra menyebut misi multinasional itu akan fokus pada jalur pelayaran dan menurunkan risiko eskalasi konflik.

Menteri Pertahanan (Menhan) Australia Richard Marles, seperti dilaporkan SBS News dan dilansir Anadolu Agency, Rabu (13/5/2026), mengumumkan pengerahan pesawat Boeing E-7 Wedgetail setelah pertemuan virtual para Menhan dari lebih dari 40 negara pada Selasa (12/5) waktu setempat.

Pesawat pengintai itu sebelumnya telah dikerahkan ke kawasan Timur Tengah pada Maret lalu, sebagai bagian dari upaya untuk melindungi Uni Emirat Arab (UEA) dari serangan balasan Iran.

Baca juga: Inggris Kirim Jet Tempur-Kapal Perang untuk Misi Keamanan di Selat Hormuz

Pesawat Boeing E-7A Wedgetail dianggap sebagai salah satu platform pengintai udara tercanggih di dunia.

Misi multinasional, yang dipimpin oleh Inggris dan Prancis itu, bertujuan untuk melindungi navigasi melalui Selat Hormuz yang strategis.

Marles mengatakan bahwa peran Australia dalam operasi tersebut akan tetap bersifat defensif. Dia juga menekankan bahwa pengerahan itu dimaksudkan untuk melengkapi upaya diplomatik dan mengurangi risiko eskalasi lebih lanjut.

Treasurer Australia Jim Chalmers memperingatkan bahwa ketidakstabilan yang berkepanjangan di Timur Tengah telah mempengaruhi harga energi global dan dapat membebani perekonomian Australia melalui tekanan inflasi serta tekanan pertumbuhan.




(nvc/idh)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prabowo Bangga Gaji Hakim Indonesia Kini Tertinggi di ASEAN
• 2 jam laludisway.id
thumb
Sepuluh Provinsi Sepakati Tiga Klaster Baru Kerja Sama Daerah dalam Rapat FKD-MPU di Semarang
• 18 jam lalupantau.com
thumb
Pengamat Ungkap Alasan Timnas U-17 Sulit Bersaing di Asia Meski Lolos Sekalipun
• 6 jam lalumedcom.id
thumb
Komisi IX DPR Minta Warga Tak Panik Usai Hantavirus Ditemukan di Jakarta
• 11 jam laludetik.com
thumb
Pramono Sebut Putusan MK Jadi Penegasan Jakarta Tetap Ibu Kota Negara
• 8 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.