Dituntut 18 Tahun, Nadiem Ungkap Kekecewaannya: Kenapa Lebih dari Pembunuh-Teroris?

kompas.com
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim, meluapkan kekecewaannya usai dituntut 18 tahun penjara dan uang pengganti dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop berbasis Chromebook.

Dalam wawancara usai sidang, Nadiem menyebut, tuntutan jaksa terhadap dirinya sebagai hal yang sangat mengecewakan dan tidak masuk akal.

“Ini adalah hari yang sangat, sangat, sangat mengecewakan. Mungkin tidak ada kata-kata yang bisa menjelaskan perasaan saya,” kata Nadiem.

Ia juga menyoroti besarnya tuntutan yang diterimanya dibanding perkara pidana lain.

Baca juga: Nadiem Dituntut 18 Tahun Penjara karena Hambat Kualitas Pendidikan

“Rekor, lebih besar dari berbagai kriminal-kriminal lain,” ujar dia.

Nadiem mempertanyakan alasan tuntutan terhadap dirinya disebut lebih berat dibanding pelaku kejahatan berat lainnya.

“Jadi, saya bingung. Kenapa? Kenapa tuntutan saya lebih besar daripada pembunuh? Tuntutan saya lebih besar daripada teroris?” kata dia.

Menurut Nadiem, jalannya persidangan justru menunjukkan dirinya tidak bersalah.

“Nah, ini mungkin adalah karena di dalam alur persidangan ini sudah terang benderang bahwa saya tidak bersalah,” ucap dia.

Ia juga mengaku tersakiti dengan adanya tuntutan uang pengganti yang nilainya mencapai triliunan rupiah.

“Dan yang lebih menyakiti hati saya, dan ini hal yang saya tidak mengerti karena saya sudah mengabdikan diri saya 9-10 tahun kepada negara ini, bahwa ada uang pengganti,” ujar Nadiem.

Baca juga: Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook

Ia kemudian merinci besaran uang pengganti yang dituntut jaksa.

“Jadi, tidak cukup saya dimasukkan ke penjara, mereka menggunakan uang pengganti sebesar Rp 4 triliun plus Rp 809 miliar, jadi totalnya itu Rp 5 triliun,” kata dia.

Nadiem menegaskan dirinya tidak memiliki uang sebesar yang dituntut tersebut.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

“Dan mereka tahu saya tidak punya uang itu,” ujar dia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
[FULL] Ahli Global Health Security Griffith University Ungkap Penularan dan Level Bahaya Hantavirus
• 23 jam lalukompas.tv
thumb
Grab Ajari UMKM Perempuan Hitung Margin Agar Tak Rugi di Era Jualan Online
• 2 jam lalukatadata.co.id
thumb
Kasus Potongan Ceramah JK, 40 Ormas Islam Desak Bareskrim Tangani Ade Armando Cs
• 22 jam laluokezone.com
thumb
Prosedur Administrasi pada Proyek Chromebook Dianalisis
• 17 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Buruan! Tiket PSM vs Persib Dijual Terbatas
• 14 jam lalucelebesmedia.id
Berhasil disimpan.