Bank-Bank AS Mulai Berubah, Siap Hadapi Petaka Besar

cnbcindonesia.com
3 jam lalu
Cover Berita
Foto: REUTERS/Dado Ruvic

Jakarta, CNBC Indonesia - Bank-bank asal Amerika Serikat (AS) mulai berbenah memperbaiki kelemahan sistem keamanan. Terutama kelemahan yang ditemukan alat AI Mythos milik Anthropic yang diluncurkan beberapa waktu lalu.

Setelah diluncurkan, sejumlah kecil bank telah memiliki akses ke Mythos. Pada akhirnya perusahaan dapat mengungkap masalah yang terjadi di dalamnya.


Baca: Satu Dunia Nyaris Ambruk, Peneliti Google Ungkap Fakta Mengerikan

Sejumlah sumber juga mengatakan bank-bank besar membantu bank-bank kecil yang tidak memiliki akses untuk mempersiapkan sistemnya, dikutip dari Reuters, Rabu (13/5/2026).

Selain itu, bank-bank Wall Street yang menguji Mythos menemukan model itu menghubungkan kerentanan berisiko rendah menjadi risiko tinggi. Temuan ini membuat mereka bisa memeriksa apakah software telah diperbarui atau belum.

Seorang sumber di salah satu bank besar menjelaskan Mythos dapat menemukan kerentanan pada kode berpemilik dan sumber terbuka. Jadi bank harus meningkatkan teknologi lama dimana dukungan softwarenya telah mencapai akhir masa pakai.

Baca: Bikin Bos The Fed Panik, AI Canggih Pembobol Bank Bocor

Sementara sumber lainnya juga menjelaskan Mythos dapat mengungkapkan beberapa ratus hingga ribuan kerentanan dengan peringkat rendah hingga sedang yang harus diperbaiki.

Menurut sumber itu, Mythos membuat bank harus memperbaiki kerentanan dalam waktu cepat. Bahkan dalam hitungan hari dari sebelumnya harus menunggu untuk waktu yang lebih lama.

Akses awal Mythos sebelumnya diberikan pada beberapa perusahaan yang masuk dalam inisiatif Glasswing dan 40 organisasi tambahan. Termasuk di dalamnya adalah JPMorgan Chase, Goldam Sachs, Citigroup, Bank of America, dan Morgan Staley.

Baca: Menkeu dan Bankir Dunia Mulai Ketakutan Gara-Gara AI, Ada Apa?

Salah satu yang juga mendapat akses adalah Crowdstrike, perusahaan keamanan siber yang menjadi bagian dari Project Glasswing. Pemimpin Crowdstrike, Adam Meyers mengatakan pihaknya menghabiskan beberapa hari untuk mengetahui cara menggunakan sistem sebelum mencari tahu soal celah keamanan.

"Menghabiskan satu akhir minggu penuh mencari tahu cara terbaik menggunakan sistem sebelum mulai mencari celah keamanan," jelasnya.


(arj/arj) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: Kurangi Macet, LRT Jakarta Rawamangun-Manggarai Operasi 2026

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Anggaran Militer AS Terkuras Rp507 Triliun Lawan Iran
• 14 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Bank Saqu Beri Bantuan Fasilitas Kesehatan Bagi Para Lansia
• 6 jam lalujpnn.com
thumb
Media 'Homeless' vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital
• 19 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Jonan Resign, UNTR Buka Suara
• 3 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Tepergok Congkel Kotak Amal Masjid, Pria Ini Mendadak Hilang Ingatan Bikin Warga Iba
• 3 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.