TNI Kembali Kirim Pasukan ke Lebanon, DPR Ingatkan Keselamatan Prajurit Prioritas Utama

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono mengatakan keputusan pemerintah dan TNI untuk melanjutkan pengiriman personel TNI ke Lebanon merupakan wujud nyata komitmen Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia.

Dia menilai kehadiran pasukan perdamaian dari Indonesia yang tergabung dalam Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL), bukan hanya mencerminkan tanggung jawab internasional, tetapi juga memperkuat diplomasi Indonesia dalam menjaga stabilitas kawasan.

Baca Juga :
DPR Minta Pemerintah Cari Titik Tengah antara Buruh dan Dunia Usaha
DPR Desak Imigrasi Bali Perkuat Pengawasan di Tengah Ramainya Turis Asing

"Komisi I DPR RI menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh prajurit yang akan berangkat," kata Dave di Jakarta, Rabu, 13 Mei 2026.

Meski begitu, politikus Golkar ini menegaskan bahwa keselamatan dan kesejahteraan prajurit di Lebanon itu harus menjadi prioritas utama. Kementerian Pertahan dan TNI, kata dia, harus memastikan dukungan logistik serta koordinasi yang optimal dengan personel mitra internasional lainnya.

"Evaluasi berkelanjutan terhadap dinamika di lapangan perlu dilakukan agar setiap kebijakan tetap relevan dan prajurit dapat menjalankan tugas dengan aman," ujarnya

Dia menegaskan misi perdamaian itu perlu dijaga dengan profesionalisme tinggi, menjunjung nilai kemanusiaan, serta membawa nama baik bangsa. Komisi I DPR menekankan agar seluruh prajurit senantiasa menjaga disiplin, soliditas, dan semangat juang dengan sikap yang profesional.

"Sehingga kontribusi Indonesia semakin bermakna bagi perdamaian dunia," kata dia.

Dengan dukungan rakyat Indonesia, dia pun yakin bahwa kehadiran pasukan perdamaian Indonesia di Lebanon akan memperkuat diplomasi bangsa dan menjadi teladan bagi dunia dalam mewujudkan stabilitas serta keamanan internasional.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri RI Sugiono menyampaikan bahwa Indonesia akan mengirimkan 780 orang dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) pada 22 Mei 2026.

"Tanggal 22 (Mei 2026) rencananya. (sebanyak) 780 orang (prajurit TNI berangkat ke UNIFIL)," kata Sugiono yang ditemui setelah pernyataan pers bersama antara Indonesia dan Singapura di Jakarta, Selasa, 12 Mei 2026. (ant)

Baca Juga :
Terbongkar di Pengadilan Militer, Ide Penyiraman Andrie Yunus Disebut Demi Cara yang “Praktis”
Emosi Lihat Andrie Yunus Interupsi Rapat UU TNI, Terdakwa: Over Acting
Di Forum PBB, Menhut Perkuat Kerja Sama Kehutanan Bersama Republik Kongo

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
WhatsApp Versi Berbayar Rilis di Android dan iPhone, Namanya WhatsApp Plus
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
Gaduh Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar, MPR RI Evaluasi Penggunaan Speaker 
• 2 jam laluokezone.com
thumb
Marak Penyalahgunaan, HIPMI Dorong Pengawasan Distribusi Solar Subsidi dengan Barcode Diperketat
• 6 jam laluidxchannel.com
thumb
62 Calon Haji Bulungan Bersiap Menuju Makkah
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kapolrestabes Perintah Tembak Ditempat Geng Motor yang Ancam Nyawa Warga Makassar
• 15 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.