Inggris Kerahkan Kapal Perang hingga Jet Tempur untuk Misi Keamanan Selat Hormuz

viva.co.id
10 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Inggris siap mengerahkan kapal perang, kapal penyapu ranjau tanpa awak, dan jet tempur sebagai bagian dari misi untuk memastikan kelancaran pelayaran di Selat Hormuz, menurut keterangan Kementerian Pertahanan Inggris.

Kementerian itu pada Selasa, 12 Mei 2026, menyatakan Inggris dan Prancis bersama-sama menjadi tuan rumah pertemuan para menteri pertahanan (menhan) dari sedikitnya 40 negara untuk membahas misi pembukaan kembali jalur air tersebut.

Baca Juga :
Air Force One Mendarat di Beijing, Trump Disambut Hangat Wapres Tiongkok
Universitas Internasional Ini Sebut Dukungan UEA dalam Perang AS-Israel Melawan Iran Haram

"Inggris akan mengerahkan peralatan pemburu ranjau otonom dan sistem anti-drone canggih, bersama dengan jet Typhoon dan HMS Dragon, sebagai bagian dari misi pertahanan masa depan untuk mengamankan kebebasan navigasi di Selat Hormuz," kata Kemhan Inggris.

Pemerintah Inggris juga mengumumkan alokasi anggaran sebesar 115 juta pound sterling (sekitar Rp2,7 triliun) untuk pengadaan peralatan pesawat nirawak. Secara spesifik, pendanaan itu mencakup pengerahan kapal nirawak Kraken di bawah sistem modular Beehive.

Di satu sisi, Inggris sedang memodernisasi kapal RFA Lyme Bay agar dapat berfungsi sebagai platform peluncuran  drone  (kapal induk nirawak). Di sisi lain, kapal perusak HMS Dragon, yang telah dilengkapi dengan sistem anti-drone mutakhir, dilaporkan telah bertolak ke Timur Tengah pada pekan lalu guna memperkuat pertahanan di kawasan tersebut.

Eskalasi konflik di sekitar Iran telah menyebabkan blokade efektif terhadap Selat Hormuz, yang merupakan jalur utama untuk pasokan minyak dan gas alam cair global dari Teluk Persia. Hal itu juga berpengaruh terhadap ekspor dan tingkat produksi minyak.

Blokade tersebut menyebabkan kenaikan harga bahan bakar dan produk industri di sebagian besar negara di dunia.

Baca Juga :
Hegseth Dicecar soal Biaya Perang AS-Iran yang Membengkak hingga Rp507 Triliun
AS Disebut Kehilangan 39 Pesawat Saat Perang dengan Iran, Pentagon Bungkam
Iran Pasang 5 Syarat ke AS untuk Lanjutkan Perundingan Putaran Kedua

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
WWF Ajak Masyarakat hingga Swasta Kolaborasi Promosikan Pangan Lokal
• 13 jam lalumatamata.com
thumb
Untung Berlipat Dari Pertanian Hidroponik
• 15 jam lalukompas.tv
thumb
Harga Emas Antam Melemah Rp20.000 Rabu 13 Mei 2026, Sentuh Level Rp2,83 Juta per Gram
• 23 jam lalukompas.tv
thumb
Timnas U-17 Indonesia Tersingkir, Ini Fakta di Balik Kegagalan Garuda Muda
• 15 jam lalumedcom.id
thumb
Penampakan Bagong, Sapi 1,1 Ton Milik Warga Grobogan Terpilih Jadi Hewan Kurban Prabowo
• 23 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.