JAKARTA, KOMPAS.com - EV (47), pengendara motor yang tewas dalam kecelakaan di dekat lampu merah Galur, Jalan Letjen Suprapto, Johar Baru, Jakarta Pusat, diduga sempat menyalip truk dan memotong jalur sebelum terjadi benturan.
Kasatlantas Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Arry Setyo Utomo mengatakan, dugaan tersebut diperoleh berdasarkan pemeriksaan terhadap sopir truk berinisial EJ serta rekaman CCTV di lokasi kejadian.
Menurut Arry, motor yang dikendarai EV dan truk yang dikemudikan EJ awalnya sama-sama melaju dari arah Cempaka Putih.
Saat mendekati lokasi kejadian, EV yang semula berada di sisi kiri jalan diduga berpindah lajur dan menyalip truk dari sisi kanan. Ketika itu, lampu lalu lintas baru saja berubah dari merah menjadi hijau.
"Motor berpindah jalur. Tadinya motor berada di sebelah kiri dari truk (lalu) menyalip ambil kanan atau pindah lajur ke kanan," ujar Arry saat dikonfirmasi Kompas.com melalui pesan singkat, Rabu (13/5/2026).
"Motor motong di depan truk. Lalu terjadi benturan dengan truk," lanjut dia.
Arry mengungkapkan, berdasarkan keterangan EJ, truk saat itu baru melaju dengan kecepatan sekitar 20 kilometer per jam ketika benturan terjadi.
Baca juga: Kecelakaan Truk Vs Motor di Jakpus, Seorang Warga Bekasi Tewas di Tempat
EJ mengaku tidak melihat ada sepeda motor yang menyalip di depannya.
Namun, setelah mendengar suara benturan, ia langsung mengerem kendaraannya.
Saat ini, EJ masih diamankan di Polres Metro Jakarta Pusat.
Polisi belum menetapkannya sebagai tersangka karena masih mengumpulkan alat bukti dan memeriksa sejumlah saksi.
Sebelumnya diberitakan, kecelakaan maut tersebut terjadi di dekat lampu merah Galur, Jalan Letjen Suprapto, Johar Baru, Jakarta Pusat, sekitar pukul 13.30 WIB.
Baca juga: Pengobatan Korban Kecelakaan Mobil Berstiker SPPG Ditanggung BPJS hingga Sembuh
"Pengendara motor meninggal dunia," kata Arry.
Peristiwa itu viral di media sosial setelah diunggah akun Instagram @info.kemayoran.