Presiden Prabowo Subianto jengkel soal rumitnya sistem perizinan di Indonesia. Anggota DPR RI Komisi VI DPR, Sarmuji, mengungkap penyebab rumitnya pengurusan izin di Indonesia.
"Salah satu faktornya memang disharmoni atau tumpang tindih regulasi baik di pusat maupun di daerah. Bahkan seolah terjadi rebutan kewenangan. Ada kelemahan koordinasi baik secara vertikal maupun horizontal," ujar Sarmuji kepada wartawan, Kamis (14/5/2026).
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar itu bersyukur bila Prabowo menegaskan masalah rumitnya pengurusan izin di RI. Menurutnya, masalah tersebut memang sudah lama terjadi.
"(Masalah rumitnya urus izin) Diusahakan jalan keluarnya. Tapi entah mengapa persoalan ini tidak terurai," sambungnya.
Ada beberapa hal, kata Sarmuji, yang bisa disederhanakan soal pengurusan izin. Pertama, regulasi harus disinkronkan.
"Harus disisir segala peraturan yang membuat izin investasi terhambat. Dulu ada istilah deregulasi," ucap Sarmuji.
"Hal kedua koordinasi antarinstansi vertikal dan horisontal harus diperkuat," lanjutnya.
(isa/jbr)





