MPR Putuskan Final Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar Diulang, Juri dan MC Langsung Diganti

harianfajar
7 jam lalu
Cover Berita

HARIAN FAJAR, JAKARTA – Keputusan tegas diambil MPR menyusul polemik viral final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar di Kalimantan Barat (Kalbar). Ketua MPR, Ahmad Muzani, memastikan babak final akan diulang total. Termasuk mengganti seluruh dewan juri dan MC. Hal ini demi menjaga objektivitas serta kepercayaan publik terhadap kompetisi tersebut.

Keputusan itu diumumkan setelah video kontroversi penilaian lomba ramai diperbincangkan di media sosial dan memicu gelombang kritik dari masyarakat. MPR kemudian melakukan evaluasi internal sebelum akhirnya memutuskan menggelar ulang final tingkat Provinsi Kalbar.

Ahmad Muzani menjelaskan, Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR sudah diselenggarakan sejak 2009 dan menjadi salah satu program utama MPR dalam menyosialisasikan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda.

“Dalam evaluasi kami, Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR itu ternyata menjadi salah satu metode yang cukup efektif bagi upaya pemasyarakatan Empat Pilar MPR, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika,” kata Muzani kepada awak media di Jakarta, Rabu (13/5).

Ia menjelaskan, lomba tersebut digelar berjenjang mulai tingkat kabupaten dan kota, lalu provinsi, hingga nasional. Para juara daerah nantinya akan tampil pada final nasional yang biasa digelar di Senayan setiap Agustus.

“Yang terjadi di Kalimantan Barat adalah final untuk memperebutkan (peserta yang) mewakili Kalimantan Barat,” ujarnya.

Final Diulang dengan Juri Independen

Setelah menerima laporan lengkap dari Sekretaris Jenderal MPR, pimpinan MPR sepakat mengambil langkah evaluasi besar dengan mengulang final lomba di Kalbar.

Tidak hanya pertandingan yang diulang, MPR juga memutuskan mengganti seluruh juri dan MC yang bertugas pada final sebelumnya.

“Lomba Cerdas Cermat di tingkat Kalimantan Barat yang final akan kami lakukan ulang pada waktu yang akan segera diputuskan secepatnya. Juri yang akan menjuri dalam Lomba Cerdas Cermat tersebut adalah juri independen,” tegas Muzani.

Ia memastikan pimpinan MPR akan mengawasi langsung jalannya lomba ulang agar proses penilaian berjalan transparan dan tidak menimbulkan polemik baru.

“Kami akan terus melakukan evaluasi terhadap penyempurnaan kegiatan-kegiatan MPR,” lanjutnya.

Dugaan Gangguan Audio Jadi Pemicu Polemik

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Barat, Syarif Faisal, mengungkap adanya dugaan gangguan teknis pada perangkat audio yang digunakan dewan juri saat final berlangsung.

Menurut Faisal, suara jawaban peserta sebenarnya terdengar jelas bagi penonton dan siaran langsung, tetapi speaker yang mengarah ke meja juri disebut mengalami kendala.

“Di siaran langsung dan pendengaran penonton, jawabannya cukup jelas. Namun, speaker yang mengarah ke juri disebut mengalami kendala,” kata Faisal.

Video kontroversi tersebut kemudian viral di media sosial dan memunculkan simpati publik kepada Josepha dan tim SMAN 1 Pontianak. Banyak pihak menilai Josepha berani mempertahankan jawaban yang diyakininya benar.

Josepha Dapat Beasiswa dan Undangan dari Gibran

Di tengah polemik yang berkembang, Josepha justru mendapatkan perhatian luas dari berbagai pihak. Ia dikabarkan memperoleh tawaran beasiswa kuliah ke Tiongkok lengkap dengan ikatan kerja setelah lulus pendidikan.

Tak hanya itu, Gibran Rakabuming Raka juga mengundang Josepha dan timnya datang ke Jakarta. “Anak-anak SMAN 1 Pontianak hari ini berangkat ke Jakarta bersama tim dari Wapres,” ujar Faisal.

Josepha bersama timnya diketahui bertolak ke Jakarta pada Selasa (12/5) untuk bertemu langsung dengan Wakil Presiden. (*)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Aktivitas Vulkanik Gunung Dukono Masih Tinggi, Status Waspada
• 2 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kadin dan KLH Perkuat Kolaborasi Green Jobs, Dukung Industrialisasi Hijau di Indonesia
• 11 jam laludisway.id
thumb
Pemerintah tegaskan ketersediaan stok pangan aman jelang Idul Adha
• 23 jam laluantaranews.com
thumb
Pelaku Menikahi Korban, Penghentian Kasus Kekerasan Seksual Anak di Batam Dipertanyakan
• 1 jam lalukompas.id
thumb
Lowongan Kerja di Lingkungan Garuda Indonesia Group: Ada Loker GDPS Mei 2026, Cek Posisi yang Dicari
• 21 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.