BANTUL, KOMPAS.TV – Tim pencarian dan pertolongan (SAR) dari Kantor SAR Yogyakarta melanjutkan pencarian seorang nelayan yang hilang setelah perahunya terbalik di Pantai Baru, Ngentak, Kel Poncosari, Kecamatan Srandakan, Bantul, pada hari ini, Kamis (14/5/2026).
Mengutip keterangan tertulis Kantor SAR Yogyakarta, dalam pencarian hari kedua ini mengerahkan lima search and rescue unit (SRU).
SRU 1 bertugas melakukan penyisiran menggunakan Jukung dari LKP dengan radius kurang lebih 1 Km dari lokasi.
Baca Juga: 2 Sapi asal Bantul Lolos Jadi Hewan Kurban Presiden Prabowo, Motivasi Tingkatkan Kualitas Peternakan
SRU 2 bertugas melakukan penyisiran darat dari LKP menuju ke arah timur sejauh ± 500 meter dan pemantauan di beberapa titik tepi pantai.
“SRU 3 melakukan penyisiran darat dari LKP menuju ke arah barat sejauh ± 500 meter dan pemantauan di beberapa titik tepi pantai,” demikian tertulis dalam keterangan itu.
Sementara, SRU 4 melakukan penyisiran udara menggunakan drone thermal dari LKP dengan radius ± 500 meter, dan SRU 5 melakukan penyisiran darat menggunakan beach patrol dari LKP ke arah timur sejauh 750 meter.
Korban yang masih dalam pencarian bernama Riza (30), warga Prokertan, Srandakan, Kabupaten Bantul
Sebagai informasi, peristiwa itu terjadi pada Rabu 13 Mei 2026, saat tiga nelayan sedang melaut di perairan Pantai Baru.
Sekitar Pukul 12.30 WIB kapal yang ditumpangi nelayan tersebut terhantam ombak mengakibatkan kapal terbalik.
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV
- kecelakaan laut
- pantai baru bantul
- bantul
- kantor sar yogyakarta
- nelayan hilang





