Aksi Licin Sindikat Tas Lululemon Berakhir, Polres Bandara Soetta Amankan Pelaku dan Barang Miliaran Rupiah

disway.id
8 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID -- Satreskrim Polres Bandara Soekarno-Hatta membekuk sindikat pencurian tas merek Lululemon di kawasan kargo. 

Aksi pencurian yang telah terjadi dalam kurun waktu dua tahun itu menyebabkan  perusahaan ekspor PT Pungkook Indonesia One mengalami kerugian hingga lebih dari Rp 1 miliar

Kapolres Bandara Soekarno-Hatta Kombes Wisnu Wardana mengatakan, jajaran Satreskrim Polresta Bandara Soetta telah menangkap tiga tersangka dalam sindikat pencurian tas ini. 

BACA JUGA:Pemprov DKI Segera Gandeng San Siro Stadium Bahas Transformasi Tata Kelola JIS

"Tiga orang tersangka berhasil diamankan terkait kasus pencurian dan penadahan barang ekspor berupa tas merek Lululemon," kata Wisnu pada Kamis, 14 Mei 2026. 

Wisnu menyebutkan, ketiga tersangka masing-masing berinisial R alias K, A, dan F. Mereka ditangkap di wilayah Karawaci, Kota Tangerang, pada 29 April 2026 sekitar pukul 00.30 WIB.

Kasatreskrim Polres Bandara Soekarno-Hatta Kompol Yandri Mono menjelaskan, kasus tersebut bermula dari laporan polisi Nomor LP/B/48/IV/2026/SPKT/Polresta Bandara Soekarno-Hatta/Polda Metro Jaya tertanggal 27 April 2026.

"Kasus ini merupakan tindak pidana pencurian dan atau penadahan," kata Yandri.

Yandri mengungkapkan, peristiwa pencurian terjadi di area parkir Pergudangan Soewarna Bandara Soekarno-Hatta pada Senin, 13 April 2026 sekitar pukul 15.30 WIB.

BACA JUGA:Produk Ekraf Jakarta Akan Dipamerkan di ITPC Milan sebagai Kado HUT ke-499 DKI

Korban dalam perkara ini adalah PT Pungkook Indonesia One yang beralamat di Grobogan, Jawa Tengah. 

Perusahaan tersebut sebelumnya mengirimkan sebanyak 4.749 tas merek Lululemon dari Grobogan menuju Shanghai, China melalui kargo Garuda Indonesia.

Barang dikirim pada 10 April 2026 dan tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada 13 April 2026 sebelum dijadwalkan diterbangkan ke Shanghai menggunakan pesawat Garuda Indonesia GA 0894 rute Jakarta-Shanghai pada 14 April 2026.

Namun pada 20 April 2026, pihak perusahaan menerima notifikasi dari pelanggan di Shanghai bahwa terdapat 108 tas yang hilang. 

"Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian mencapai Rp213 juta," kata Yandri.

  • 1
  • 2
  • 3
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
bank bjb dan PUSRI Perkuat Sinergi Strategis Melalui Penandatanganan MoU
• 6 jam lalukatadata.co.id
thumb
Aktivitas Vulkanik Gunung Dukono Masih Tinggi, Status Waspada
• 4 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Update Android 17 Bikin HP Seperti "Ngelag", Ini Penjelasannya
• 13 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Pacuan Juara BRI Super League 2025/2026 Bisa Sampai Pekan Terakhir, I.League Siapkan Trofi Replika
• 23 jam lalubola.com
thumb
Foto: Bernostalgia di Konser 20 Tahun Suara Sammy Simorangkir
• 20 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.