Donald Trump Presiden Amerika Serikat (AS) dan Xi Jinping Presiden China bertemu di Beijing pada Kamis (14/5/2026) untuk melaksanakan pertemuan penting tingkat tinggi yang pembahasannya akan didominasi dengan topik perdagangan dan konflik Iran dengan AS.
Penyambutan kedatangan pihak Trump dilaksanakan oleh Xi dengan menggelar upacara penyambutan di Balai Agung Rakyat. Sebelumnya, Trump tiba pada Rabu malam di Bandara Internasional Ibu Kota Beijing, yang kemudian disambut oleh Han Zheng Wakil Presiden China.
Pertemuan konferensi antara AS dan China ini menjadi kunjungan resmi pertama presiden AS yang sedang menjabat sejak 2017 lalu, di mana saat itu merupakan masa kepresidenan pertama Trump.
Agenda utama yang dibawa dalam pembicaraan dua negara maju tersebut ialah konflik di Timur Tengah dan Taiwan, serta perdagangan dan tarif.
Melansir Anadolu, Trump Presiden AS didampingi oleh Marco Rubio Menteri Luar Negeri, Pete Hegseth Menteri Pertahanan, serta sejumlah CEO (Chief Executive Officer) perusahaan besar di AS, di antaranya Jensen Huang dari Nvidia dan Elon Musk dari Tesla.
Adapun delegasi bisnis AS, termasuk Tim Cook dari Apple, Larry Fink dari BlackRock, Stephen Schwarzman dari Blackstone, Kelly Ortberg dari Boeing, Brian Sikes dari Cargill, Jane Fraser dari Citigroup, Larry Culp dari GE Aerospace, David Solomon dari Goldman Sachs, Sanjay Mehrotra dari Micron, dan Cristiano Amon dari Qualcomm.
Eric Trump anak Donald Trump, serta istrinya, Lara Trump. turut ikut mendampingi . Namun Ibu Negara Melania Trump tidak ikut menghadirinya.
Kunjungan ini terlaksana di tengah konflik di Timur Tengah yang masih belum selesai. Diketahui bahwa sejak 28 Februari AS bersama dengan Israel melancarkan operasi militer terhadap Iran yang kemudian dibalas serangan oleh Iran dan blokade Selat Hormuz.
Kesepakatan gencatan senjata pun tercapai antara AS dengan Iran yang masih berlaku hingga sekarang. China menjadi salah satu negara yang mendukung AS dan Iran untuk melakukan dialog.(vve/kir/ipg)



