Lantai 3A Pasar Tanah Abang Sepi Bak Kuburan, Pedagang Kabur Berjamaah

cnbcindonesia.com
5 jam lalu
Cover Berita
Foto: Kondisi banyak toko tutup di lantai 3A Blok B Tanah Abang, Rabu (13/5/2026). (CNBC Indonesia/Chandra Dwi Pranata)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pedagang membenarkan jumlah pedagang di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat makin berkurang satu per satu, di mana hal ini sejatinya sudah terjadi sejak pandemi Covid-19.

Ketua Pedagang Pasar Tanah Abang, Yasril Umar mengatakan sejak pandemi Covid-19, banyak kios-kios yang perlahan mulai tutup karena penjualan pedagang ambruk dan tak sanggup lagi membayar sewa ruko. Bahkan dirinya mengungkap lantai 3A Blok B Tanah Abang menjadi yang paling parah karena hampir semua ruko sudah tutup.

Baca: Kesaksian Pedagang Tanah Abang: Duit Orang RI Makin Seret-Belanja Irit

"Sejak Covid-19, sudah banyak yang tutup, apalagi di lantai 3A Blok B, tutup hampir 1 lantai," kata Yasril saat dihubungi CNBC Indonesia, Kamis (14/5/2026).


Yasril melanjutkan, kondisi lantai 5 Blok B Tanah Abang justru lebih baik, karena hanya separuh toko yang sudah tutup. Sedangkan sisanya masih bertahan karena dekat dengan tempat ATM.

"Kalau di lantai 5 Blok B, itu masih ada yang buka dan yang tutup separuhnya, karena ada ATM dan teller bank-bank yang masih buka di lantai tersebut," lanjutnya.

Foto: Kondisi banyak toko tutup di lantai 3A Blok B Tanah Abang, Rabu (13/5/2026). (CNBC Indonesia/Chandra Dwi Pranata)

Namun, pihaknya tidak merinci ada berapa total ruko yang tersedia di lantai 3A dan 5 Blok B Tanah Abang.

Yasril menjelaskan, penyebab sepinya Tanah Abang terjadi karena makin melemahnya daya beli dan pergeseran pola belanja masyarakat.

"Penyebab sepinya Tanah Abang karena lemahnya daya beli masyarakat dan berubahnya budaya jual beli masyarakat menjadi online," jelasnya.

Baca: Pembeli di Pasar Tanah Abang Hilang Satu per Satu, Pedagang Teriak

Oleh karena itu, para pedagang terpaksa tidak melanjutkan sewa tokonya dan memilih untuk beralih berdagang lainnya.

"Dengan situasi pasar yang makin sepi, banyak pedagang yang tidak lagi menyambung sewa kiosnya dan ada juga yang berjualan lain," ujarnya.


(chd/wur) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video:Bahlil Uji Coba LPG Jadi CNG- Purbaya Pimpin Sidang Debottleneck

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kemenag Perkuat Strategi Komunikasi Pesantren Ramah Anak dan Bebas Kekerasan
• 5 jam lalutvonenews.com
thumb
Pemkot Kendari Tetapkan Tanggap Darurat Bencana, Fokus ke Penyaluran Bantuan
• 19 jam lalurepublika.co.id
thumb
KPR Tenor 40 Tahun Bukan Lagi Wacana, Menteri PKP Maruarar Sirait: Pada Waktunya Kita Umumkan
• 11 jam lalutvonenews.com
thumb
Al Ghazali Pasang Badan Usai Nama Anaknya Dijadikan Bahan Candaan
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Simak! Daftar Harga Pangan Hari Ini
• 6 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.