REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Di tengah krisis kemanusiaan yang masih membayangi Gaza, solidaritas masyarakat Indonesia kembali diwujudkan melalui aksi nyata. Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia bersama Rumah Zakat resmi menjalin kolaborasi strategis lewat penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dalam campaign kemanusiaan bertajuk 'Dari Indonesia untuk Gaza: 60 Ribu Kaleng Daging Kurban dan Sedekah Daging'.
Inisiatif ini menjadi bentuk kepedulian sekaligus ikhtiar menghadirkan harapan bagi warga Gaza melalui distribusi bantuan pangan berupa daging kurban dan sedekah daging yang aman, tahan lama, dan siap disalurkan kepada masyarakat terdampak konflik.
Penandatanganan kerja sama ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum JSIT Indonesia, Ahmad Fikri dan CEO Rumah Zakat Irvan Nugraha.
Melalui campaign ini, seluruh keluarga besar Sekolah Islam Terpadu di Indonesia diajak untuk turut mengambil bagian dalam gerakan kepedulian bagi warga Gaza, mulai dari yayasan, kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, orang tua murid, hingga para siswa.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Program ini menghadirkan ikhtiar bersama untuk menyalurkan bantuan pangan berupa daging kurban dan sedekah daging yang akan diolah dalam bentuk kaleng siap saji. Selain lebih tahan lama, proses distribusinya juga lebih aman dan memungkinkan bantuan menjangkau lebih banyak penerima manfaat di wilayah Gaza, Palestina.
Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya menjadi program bantuan kemanusiaan, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter bagi generasi muda tentang nilai empati, kepedulian, dan ukhuwah Islamiyah.